Muslim Harus Tahu, Begini Tuntunan Doa Rasulullah Untuk Balas Budi Baik Non-Muslim

Diposting pada

Perlakuan baik yang kita terima terkadang memang tidak selalu datang dari saudara kita yang Muslim, Namun bisa jadi datang dari saudara kita yang non-Muslim.

Muslim Harus Tahu, Begini Tuntunan Doa Rasulullah Untuk Balas Budi Baik Non-Muslim

Kendati demikian, Islam adalah agama rahmatan lil alamiin yang ditujukan untuk memperbaiki akhlak terhadap sesama manusia, baik akhlak muslim terhadap muslim maupun akhlak muslim terhadap non-muslim.

Islam mengajarkan agar kita tetap mengerti balas budi orang lain. baik dari saudara kita yang muslim maupun bukan. Artinya kita harus berterima kasih dan mendoakan karena perlakuan baik dari manusia lainnya tersebut. Inilah akhlak seorang Muslim yang ditunjukkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Memang ada batasan perihal doa yang kita tujukan terhadap mereka. Kita tidak boleh mendoakan non muslim agar dosa-dosanya diampuni Allah, atau mengharapkan hal yang serupa dengan itu. Namun kita boleh mendoakan petunjuk, kesehatan jiwa dan raganya, dan juga penampilannya.

Berikut ini doa Rasulullah kepada seorang Yahudi yang baik hati.

جَمَّلَكَ اللَهُ

“Jammalakallah”

Artinya: “Semoga Allah memperelok rupamu.”

Doa ini pernah diucapkan Rasulullah di depan orang yahudi karena budi baiknya yang memenuhi permintaan Rasulullah akan air minum. Yahudi ini pernah memberi air minum kepada Rasulullah.

Berkah doa Rasulullah tersebut, non-Muslim tersebut tetap terjaga penampilannya. Hingga tua dan meninggal dunia, tidak satupun tumbuh rambut beruban di kepala Yahudi tersebut. Doa ini diterangkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar pada bab Doa yang Diucapkan Seorang Muslim untuk non-Muslim yang Berbuat Baik.

Berterima Kasih Kepada Sesama Muslim

Jika kita mendapat perlakuan baik dari sesama muslim, Rasulullah mengajarkan kita untuk mengucapkan doa sebagai berikut,

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

Jazakallahu khaira

Artinya, “Semoga Allah membalasmu dengan balasan yang baik.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah juga mengajarkan umatnya untuk mendoakan keberkahan untuk mereka yang berbuat baik.

Rasulullah membaca doa bawah ini ketika mengembalikan uang sebesar 40 ribu dinar yang dipinjamnya dari Abdullah bin Abi Rabi‘ah.

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ

Barakallahu laka fî ahlika wa malika

Artinya, “Semoga Allah memberkahimu pada keluarga dan juga hartamu.”

Kepada anak kecil pun, Rasulullah SAW tidak meremehkan budi baik. Karenanya, ketika Abdullah bin Abbas yang masih remaja itu menyediakan air wudhu untuk Rasulullah, Beliau SAW berdoa agar Ibnu Abbas menjadi anak yang pintar.

اَللَّهُمَّ فَقِّهْهُ ” زاد البخاري ” فَقِّهْهُ فِيْ الدِّيْنِ

“Allhâhumma faqqihhu,” atau dalam riwayat Imam Bukhari, “Allâhumma faqqihhu fid dîn.”

Artinya, “Ya Allah, bukalah pemahaman pengetahuan untuknya.” Dalam riwayat Imam Al-Bukhari, “Ya Allah, bukalah pemahaman pengetahuan agama untuknya.”

Dari beberapa riwayat di atas, Rasulullah mengajarkan kepada umatnya agar menghargai budi baik orang lain, bahkan budi baik anak kecil sekalipun. Semua riwayat doa di atas disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Adzkar.

Selain dengan bahasa Arab, kita juga boleh mendoakan orang lain yang berbuat baik kepada kita dengan bahasa Indonesia atau bahasa daerah setempat.

Loading...