Subhanallah, Ini Amalan Agar Diberi Pasangan dan Anak-anak Yang Shalih / Shalihah

Diposting pada

Berada di lingkungan orang-orang yang shalih merupakan suatu kenikmatan. Karena lingkungan yang shalih akan memotivasi kita untuk semangat beribadah serta meninggalkan maksiat. Bagaimana agar lingkungan tersebut tercipta dalam unit keluarga kita?

Mendapatkan pasangan yang shalih-shalihah, serta keturunan yang juga taat kepada ajaran Islam adalah karunia besar dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Agar mampu memperoleh karunia itu, upaya yang harus kita lakukan adalah memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang shalih serta shalihah. Karena pasangan yang baik untuk orang yang baik, keturunan yang baik juga bagi orang tua yang baik.

Selain ikhtiar untuk meningkatkan kualitas diri, ada beberapa doa yang tercantum dalam al-Qur’an yang bisa kita amalkan.

Pertama, doa yang senantiasa dipanjatkan oleh hamba-hamba Allah yang shalih seperti tersebut dalam surat al-Furqan ayat 74 :

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan-pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. al-Furqan ayat 74)

Kedua, doa yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam agar mendapatkan keturunan yang shalih, seperti yang disebutkan dalam surat ash-Shaffat ayat 100  :

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Ya Rabbku, karuniakan kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang shalih”. (QS. ash-Shaffat ayat 100)

Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim dengan memberi putra bernama Ismail ‘alaihissalam.

Ketiga, doa agar mendapatkan keturunan yang baik seperti yang dicontohkan oleh Nabiyullah Zakaria ‘alaihissalam dalam surat Ali Imran ayat 38  :

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

“Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa” (QS. Ali Imran ayat 38

Dengan kehendak Allah, Nabi Zakaria dikaruniakan seorang putra yang kelak juga menjadi seorang Nabi, yakni Yahya ‘alaihissalam.

Keempat, doa agar kita dan keturunan kita senantiasa mendirikan shalat, seperti dicontohkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam,

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Wahai Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku” (Terjemah QS. Ibrahim:40)

Sungguh, pasangan yang shalih-shalihah serta keturunan yang shalih dan shalihah merupakan kebahagiaan yang besar melebihi harta dunia yang kita miliki.

Imam Al Qurtubhi rahimahullah berkata,

ليس شيء أقر لعين المؤمن من أن يرى زوجته وأولاده مطيعين لله عز وجل

“Tidak ada sesuatu yang lebih menyejukkan mata seorang mukmin selain melihat istri dan keturunannya taat pada Allah ‘azza wa jalla.” Perkataan semacam ini juga dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10/333)

Doa Untuk Pasangan Yang Belum mempunyai Keturunan

Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendo’akan anak Ummu Sulaim, yaitu Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhuma dengan do’a,

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

“Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah apa yang engkau karuniakan padanya.” (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480).

Dari sini seseorang bisa berdo’a untuk meminta banyak keturunan yang sholeh pada Allah,

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي

“Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii“ (Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri).”

Semoga Allah mengabulkan doa-doa kita sehingga kita memiliki keluarga yang mampu menolong kita dalam ketaatan kepada-Nya. Amin

Loading...