Dosen Ini Meninggal Dunia Ketika Sedang Membaca Al Qur’an, Ternyata Seperti Ini Amalan Yang Dilakukannya

Diposting pada

Semua manusia yang beriman pasti menginginkan ketika nanti meninggal dalam keadaan yang baik. Seperti kisah meninggalnya salah satu dosen dari Universitas Kebangsaan Malaysia ini, dimana ia dikabarkan meninggal dunia dalam keadaan membaca Al Qur’an.

Dosen Ini Meninggal Dunia Ketika Sedang Membaca Al Qur'an, Ternyata Seperti Ini Amalan Yang Dilakukannya

Almarhumah yang diketahui bernama Zakiah binti Muhammadun ini meninggal setelah shalat Magrib pada Jumat (7/4), bahkan saat itu di tangannya masih memegang Al Quran yang dibacanya. Kisah meninggalnya ibu dosen Zakiah kemudian dibagikan oleh akun Facebook Pencetus Ummah Rahmat Ikhsan, Ahad (16/4).

“Dia berjamaah salat maghrib bersama suami. Setelah salat beliau melanjutkan membaca al-Quran sambil menunggu waktu salat Isya, sementara suaminya turun ke bawah. Saat suaminya naik kembali ke atas, dilihatnya istri kesayangan terbaring masih memakai mukena, dan tangannya memegang erat al-Quran,” tulisnya.

Akun tersebut juga menceritakan bagaimana aktifitas sehari-hari yang dikerjakan sang dosen, hingga membuat banyak orang yang membaca terharu.

“Dia tidak menunjukkan tanda-tanda sedang sakit, dan ia melakukan aktifitas seperti biasanya

1. Biasanya dia bangun pada jam 4.30 pagi, lalu mandi, shalat dan membaca al-Quran sambil menunggu waktu Subuh. Dia melakukan kegiatan ini secara istiqomah, bahkan pada hari libur.


2. Meski tak hafal 30 Juz Al Qur’an, Namun ia berhasil menghafalkan Surah Al Kahfi, Al Mulk, Al Waaqi’ah dan Yasin. Dan sebelum meninggalnya, Almarhumah sedang mencoba menghafal Al Baqarah.


3. Disela-sela kegiatan rutinnya, Almarhumah senantiasa mendengarkan bacaan murottal Al-Quran saat dalam perjalanan pergi pulang dari tempat kerja.


4. Dia dengan sabar merawat ibunya yang sedang tak sehat dalam jangka waktu yang panjang.


5. Ia jarang marah, Bahkan lebih sering tersenyum dan tertawa.


6. Setiap bulan Ramadhan, bersama2 dengan teman kantor, ia menggunakan waktu istirahat dengan memimpin acara tadarrus. Juga bersedekah buah kurma pada teman-teman satu kantornya.


7. Sangat pemurah dan rajin bersedekah. Setiap kali ada pengajuan permintaan bantuan dari anak yatim dan fakir miskin tak pernah serkaliun ia menolaknya, ia juga sering membayar tagihan listrik musola di tempatnya.

Sontak saja postingan tersebut menjadi viral bahkan sudah dibagikan ribuan kali oleh netizen. Berbagai komentar pun dituliskan netizen di postingan tersebut.

Seperti akun Najihah Intan yang berkomentar, “Nampak biasa, tapi amalan dia sangat luar biasa. Semoga Almarhumah ditempatkan dalam kalangan orang beriman.”

“Betul2 kematian yang dicemburui. Innalillahi Wainnalillah Rojiun,” tulis akun Muhammad Mifsaba.

“Mulianya hati almarhum…al fatihah….semoga ditempatkan bersama orang2 yg beriman…,” imbuh akun Gareng Dawung.

Loading...