VIDEO: Rusak Kaca Mobil, Keberingasan Sopir Angkot Membuat Satu Keluarga Didalamnya Menangis Histeris



Ricuh antara sopir angkot dengan angkutan online di Tangerang juga terjadi di Kota Bandung. Para sopir angkot yang melakukan aksi demo secara tiba-tiba melakukan pengrusakan terhadap sebuah mobil yang berisikan satu keluarga.

VIDEO: Rusak Kaca Mobil, Keberingasan Sopir Angkot Membuat Satu Keluarga Didalamnya Menangis Histeris

Video yang diunggah oleh akun Kristianto Setiawan ke Grup Komunitas GrabBike & GrabCar Indonesia tersebut memperlihatkan bagaimana dengan beringasnya sejumlah sopir angkot merusak kaca mobil yang salah sasaran.

Sontak satu keluarga di dalam mobil langsung menjerit dan menangis histeris karena mobilnya sudah dikepung dari berbagai sisi.

"Astagfirullohaladzim . . astagfirullohaladzim," teriak wanita sambil menangis dari dalam mobil.

Bahkan para sopir angkot yang melakukan pengrusakan tidak menghiraukan teriakan seorang pria di dalam mobil bahwa ada anak kecil bersamanya.

"Tolong . . Tolong bawa anak kecil - bawa anak kecil," teriak seorang pria dari dalam mobil tersebut.

"Tolong ada bayi pak, tolong ada bayi pak dia enggak salah," ucapnya lagi dengan nada memelas.

Pria yang juga merekam aksi itu pun meminta agar Walikota Bandung Ridwan Kamil segera mengusut tuntas hal tersebut.

"Sebegitu beringasnya sopir angkot. tidak ada salah apa-apa mobil kita. Pak ridwan kamil tolong diusut Pak Ridwan Kamil, kami lagi mau jemput adik yang di Purwakarta diberangas sama sopir-sopir angkot," teriaknya sambil mengarahkan mata kamera ke dalam mobil dan bagian kaca mobil yang sudah pecah akibat dirusak.

Dilansir dari Tribun, Kamis (9/3/2017) kondisi mobil Avanza dengan plat hitam D 1167 UF yang rusak parah tersebut kini berada di Polsek Regol Jalan Moh Toha Bandung.

Awalnya pemilik mobil bernama Egi Muhammad dan keluarga yang tinggal di kawasan Margahayu Kencana Kopo Kabupaten Bandung hendak berangkat menuju Purwakarta guna menjemput adiknya.

"Kami mau ke daerah Gatot Subroto dahulu sebelum ke Purwakarta. Tetapi pas di perempatan BKR dan Jalan Sriwijaya, kami diserang sejumlah orang. Mungkin mobil kami disangkanya transportasi online," kata Depi KN (30) anggota keluarga yang ikut di mobil tersebut.

Simak videonya yang mencekam