Lagi, Usai Cekcok Dengan istri, Seorang Karyawan Bank Gantung Diri



Kasus Bunuh Diri Lagi....

Tedi Septiadi, salah seorang karyawan Bank berusia 28 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia ditemukan tewas dengan posisi tergantung seutas tali di kamar kontrakannya, di Blok Pasapen Rt. 16/05 Desa Talaga Kulon Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka, pada Senin (13/03) kemarin.

Lagi, Usai Cekcok Dengan istri, Seorang Karyawan Bank Gantung Diri


Kapolres Majalengka AKBP Mada Roostanto, SE.MH, melalui Kapolsek Talaga AKP Susilo menuturkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya bernama Nurmalela (28) dan pamannya, Iyah Ari Sopyan (62). Saat ditemukan kondisinya sudah terbujur kaku dan keadaan sudah meninggal dunia.

"Saat itu, istri korban ditemani pamannya hendak menemui suaminya di rumah kontrakannya. Namun setelah tiba di rumah kontrakan tersebut, pintu depan dalam keadaan terkunci. Selanjutnya oleh kedua saksi itu langsung pintu tersebut dibuka paksa dengan mendobraknya," kata Kapolsek, Selasa (14/03).

Dikatakan Kapolsek, Kedua saksi yang tak lain adalah istri korban dan pamannya itu, langsung kaget setelah berhasil masuk kedalam rumah tersebut. Lantaran ia melihat Tedi, dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan kain samping yang disambung dengan kain syal,yg diikatkan ke gongsol di ruang dapur rumah kontrakan tersebut.

"Belum diketahui pasti penyebab Tedi, warga Blok Kamoja Rt. 15/05 Desa Talaga Wetan, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tapi kalau dari hasil pemeriksaan Inafis Polres dan dokter setempat, dari kemaluan korban keluar sperma/mani dan lidah keadaan tergigit serta mulut tidak bisa dibuka," terang kapolsek.

Korban diduga nekad melakukan aksi gantung diri dikarenakan ada permasalahan keluarga, karena sekitar dua hari kebelakang menurut tetangganya korban terdengar cekcok/bertengkar dengan istrinya.

Lagi, Usai Cekcok Dengan istri, Seorang Karyawan Bank Gantung Diri


HIKMAH PELAJARAN

"Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Dan barang siapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa’: 29-30)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِشَىْءٍ عُذِّبَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan suatu cara yang ada di dunia, niscaya kelak pada hari kiamat Allah akan menyiksanya dengan cara seperti itu pula.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Contohnya adalah orang yang mati bunuh diri karena mencekik lehernya sendiri atau mati karena menusuk dirinya dengan benda tajam. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الَّذِى يَخْنُقُ نَفْسَهُ يَخْنُقُهَا فِى النَّارِ ، وَالَّذِى يَطْعُنُهَا يَطْعُنُهَا فِى النَّارِ

“Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan mencekik lehernya, maka ia akan mencekik lehernya pula di neraka. Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara menusuk dirinya dengan benda tajam, maka di neraka dia akan menusuk dirinya pula dengan cara itu.” (HR. Bukhari no. 1365)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالَّذِى يَتَقَحَّمُ فِيهَا يَتَقَحَّمُ فِى النَّارِ

“Barangsiapa yang menceburkan dirinya ke dalam api, maka Allah akan menyiksanya di neraka dengan cara menyeburkan diri dalam api pula.” (HR. Ahmad)

Baca Juga: Pahinggar Indrawan Mati Bunuh Diri Usai Cekcok Dengan Istri

Tindakan bunuh diri adalah perbuatan haram dan terlarang.

Dunia hanyalah tempat ujian sebagai ladang amal dan kafarah dosa-dosa.

Semuanya hanyalah titipan belaka dan semua akan binasa dan kembali kepada-Nya.

Bukan malah berputus asa dari rahmat-Nya.

Semoga bisa diambil hikmahnya buat kita semua.


Loading...