Berkah Hindari Riba, Pria Ini Allah Hadiahi Sebuah Mobil



Riba merupakan perkara yang sangat dilarang dalam agama. Namun saat ini praktek riba semakin mempersempit gerak langkah umat muslim agar mau mengambilnya. Itu juga yang dialami oleh seorang pria bernama Dea Tantyo yang harus berhadapan dengan praktek riba.

Kisahnya bermula ketika sang istri sudah 2 bulan melahirkan anak pertamanya. Mertua Dea pun meminta agar ia membeli sebuah mobil agar bisa membuat anaknya yang tak lain adalah cucu mertua bisa nyaman saat berkendara. Dengan hati penuh bingung, Dea yang saat itu baru memiliki motor pun berucap, “Insya Allah.”

Berkah Hindari Riba, Pria Ini Allah Hadiahi Sebuah Mobil

Kebingungannya tak hanya dari segi keuangan yang tidak cukup, namun juga ia tidak mau mendekati atau bersentuhan dengan riba. Ternyata ayah mertuanya justru mengajak Dea untuk pergi bersama ke dealer mobil yang ada di daerah Rawamangun. Dengan terus berdoa kepada Allah, Dea dan istrinya berusaha mencari akal bagaimana caranya agar kredit mobil tersebut tidak jadi.

Ternyata ayah mertua tiba-tiba berkata, “Mas ini manual semua ya, gak ada yang matic?”. Akhirnya transaksi hari itu pun batal.

Cobaan kembali datang dimana ayah mertuanya mengajak ke dealer yang ada di Bekasi milik sahabatnya. Saat berada di sana, Dea sudah mencoba test drive langsung. Pihak dealer pun menegaskan bahwa sistem pembayarannya dicicil dengan bekerjasama leasing dari pihak bank. Sang ayah mertua pun nampak setuju namun belum diputuskan saat itu.

Ketika pulang ke rumah, Dea dan istri terus berdoa agar terhindar dari riba. Pasalnya jika ia menolak langsung, maka bagaimana perasaan ayah mertua yang juga sahabat dekat dari pemilik dealer tersebut.

Tanpa diduga, sang ayah mertua menelepon dan berkata, “De, kata Pakde jangan mobil X, boros dan mesinnya susah kalau rusak,”. Transaksi riba dengan dealer itu pun akhirnya batal.

Tidak dapat dipungkiri bahwa keluarga dari istri Dea sebagian besar sudah memiliki mobil sehingga tak salah jika ayah mertuanya meminta Dea juga memilikinya.

Ditengah doa yang terus dipanjatkan baik di rumah maupun di kantor, istri Dea mendadak menelepon dan mengatakan bahwa di situs online jual beli mobil bekas ada yang jual mobil dengan cara dicicil. Tanpa menunggu lama, Dea yang masih berada di dalam bus kantor kemudian menelepon sang penjual dan menentukan waktu untuk bertemu.

Ketika sudah tiba di rumah penjual yang ada di kawasan Kebayoran, ternyata rumah penjual tersebut sangat besar. Diketahui bahwa suaminya bekerja di perusahaan minyak dan tampak wanita yang menjual mobil itu seperti wanita karir.

“Iya mas, saya mau menjual mobil kesayangan saya. Nama mobilnya Nako. Saya mau jual mobil ini dengan cara dicicil.”

Cukup aneh memang ada yang hendak jual mobil tapi maunya dicicil. Dengan tanpa membawa uang sepeser pun, Dea kemudian melakukan komunikasi sehingga tercapailah hasil yang sama-sama menguntungkan.

Tak disangka penjual mobil tersebut mempersilakan Dea untuk membayar DP dan cicilan sebisanya. Dea pun benar-benar merasakan bahwa Allah telah menjawab doanya yang ingin memiliki mobil namun tanpa riba.

Kini Dea meyakini bahwa semua telah diatur Allah mulai dari pembatalan di dealer pertama hingga bertemu penjual yang benar-benar mempermudahnya.

Baca Juga:





Loading...