VIDEO: Meski Usianya Sudah 100 Tahun, Abah Yayat Tetap Mengais Rezeki Demi Keluarga



Kehidupan ekonomi yang kekurangan telah memaksa sejumlah orang untuk tetap berusaha mengais rezeki meski usia sudah tidak lagi muda. Dalam kondisi fisik yang sudah tidak prima, mereka mencoba melaksanakan kewajiban sebagai kepala keluarga.

VIDEO: Meski Usianya Sudah 100 Tahun, Abah Yayat Tetap Mengais Rezeki Demi Keluarga

Salah satunya adalah sosok seorang kakek berusia 100 tahun yang tinggal di Banjaran Bandung. Kakek bernama Abah Yayat ini terlihat berjualan makanan ringan di emperan sebuah toko dengan alas yang sederhana.

Kisahnya diunggah akun Facebook Sucahyo Aja yang bertemu langsung dengan sang kakek yang tengah tertunduk tidur menunggu barang dagangannya di daerah Rencong Jalan Raya Banjaran Bandung.

Disebutkan oleh Sucahyo bahwa saat itu ia hendak mengantar istrinya berbelanja di sebuah supermarket. Namun ia melihat sosok kakek bernama Abah Yayat begitu kelelahan tengah berdagang makanan ringan. Setelah diajak bicara ternyata Abah Yayat tinggal berdua dengan istrinya yang sudah berusia 90 tahunan.

Tak ingin menggantungkan hidup kepada orang lain, Abah Yayat kemudian memilih untuk berdagang guna memenuhi kebutuhan hidup. Baginya berdagang lebih baik dibandingkan harus mengemis.

Sehari-hari Abah Yayat hanya memperoleh keuntungan 30 ribu hingga 50 ribu. Pendapatannya tersebut belum dipotong dengan ongkos angkot dan juga ojek pulang pergi. Sebuah pendapatan yang tidak sebanding dengan perjuangannya yang berangkat sejak pagi buta hingga menjelang maghrib.

Terkadang ketika hujan tiba, Abah Yayat harus pulang dengan basah kuyup ke daerah Sindang Panon Banjaran. Diketahui bahwa Abah Yayat memiliki anak namun sedang bekerja di Arab Saudi dan jarang pulang.

Harga makanan ringan yang dijualnya hanya 10 ribu per tiga bungkus sehingga bisa dikatakan penghasilannya tidaklah besar. Meski demikian, Abah Yayat mengaku bahwa pendapatannya cukup untuk membeli beras dan lauk pauk.

"Istrinya sehat, tapi ya sehatnya orang tua. Yang penting untuk menyambung hidup. Rumah abah Yayat tidak dilalui angkot sehingga harus naik ojek," ujar Sucahyo.

Simak videonya


Lihat Juga:





loading...