Video Maaf Ahok Dinilai Cuma Mau Cari Untung Lewat Iklan, 800 Banser Bakal Geruduk Markas Ahok



Pelecehan yang dilakukan oleh calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap Ketum MUI Pusat Maruf Amin dalam persidangan beberapa waktu lalu, semakin menjadi bola panas.

Video Maaf Ahok Dinilai Cuma Mau Cari Untung Lewat Iklan, 800 Banser Bakal Geruduk Markas Ahok


‎Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Administrasi Jakarta Selatan H. Sulton Mu'minah, melalui keterangan tertulisnya kepada Kabarmakkah.com menyatakan mengecam keras terhadap Ahok, yang sudah jelas-jelas menyudutkan ketua umum MUI yang juga menjadi Rais Aam PBNU.

‎"Melihat dan mencermati perkembangan berita dua hari ini, saudara Ahok sampai detik ini belum juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada umat islam di Indonesia khusus nya kepada warga Nahdiyin," katanya, Jumat (3/2/2017).

‎Sulton menilai, video permintaan maaf Ahok yang disebar melalui media sosial dan situs YouTube itu bukan merupakan bentuk permintaan maaf, melainkan hanya iklan dan mau cari untung belaka.

"Itu merupakan akal-akalan tim Ahok agar kami berbondong-bondong melihat dan memutar video tersebut di situs youtube sehingga ada profit yang masuk ke tim Ahok," katanya.

Sulton mengimbau, Ahok agar segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui stasiun televisi secara live.

"Jika tidak, kami telah menyiagakan seluruh personil Banser Jakarta Selatan, dan siap kapan pun geruduk Rumah Lembang, dengan satu komando terhadap pimpinan," katanya‎.

Sementara itu, Ketua Hubungan Antarlembaga GP Ansor DKI Jakarta Redim Okto Fudin mengaku sudah menyiapkan sekitar 800 personel Banser untuk menggeruduk Rumah Ahok di Lembang. Mereka meminta kejelasan komitmen permintaan maaf Ahok kepada KH Ma'ruf Amin.

"Sekitar 700-800 orang," ujar Redim dalam diskusi 'Ngeri-Ngeri Sadap' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2).

Redim mengaku sudah melakukan koordinasi dan melakukan proses penggerudukan ini sesuai prosedur.

"Koordinasi sudah, besok lihat saja. proses serta prosedur resmi sudah dijalankan kalau mau turun. Hari ini mau dilaporkan, Selasa turun ( ke Rumah Lembang)," ungkapnya.

Redim juga meminta Tim Sukses Ahok agar selalu mengingatkan Ahok dalam berbicara sehingga tidak menyinggung atau melukai perasaan orang lain.

Baca Juga:




"Semuanya marah dan tidak terima terhadap perlakuan yang tidak pantas dan tidak patut dilakukan kepada tokoh panutan kita hormati, sangat kita tinggikan, muliakan, kedudukannya diperlakukan mohon maaf bahasa saya tidak beradablah dan tidak punya etika sopan-santun walau kami paham ini di persidangan," pungkasnya.


loading...