VIDEO: Di Balik Keterbatasan Mentalnya, Pak Kerno Ternyata Bisa Lantunkan Adzan Dengan Sangat Merdu



Adzan merupakan salah satu panggilan Allah yang tujuannya mengajak umat muslim melaksanakan shalat wajib lima waktu. Ketika adzan dikumandangkan, maka umat muslim yang taat akan segera berbondong-bondong menuju masjid guna melaksanakan shalat berjamaah sembari menjawab panggilan tersebut.

VIDEO: Di Balik Keterbatasan Mentalnya, Pak Kerno Ternyata Bisa Lantunkan Adzan Dengan Sangat Merdu

Adzan juga secara tidak langsung menjadi metode dakwah yang bisa menyentuh hati sanubari seseorang tanpa disadari. Bahkan tak jarang seseorang memutuskan menjadi muslim setelah sering mendengar panggilan adzan.

Sudah disepakati bahwa adzan yang merdu bisa mampu mengajak seorang muslim untuk segera melaksanakan shalat. Namun tidak banyak orang yang dapat melantunkannya. Meski demikian sebuah video inspiratif menyadarkan kepada kita betapa pentingnya adzan.

Dalam video yang diunggah oleh akun Irfan Fauzi diperlihatkan seorang pria tua yang tengah mengumandangkan adzan dengan sangat merdu dan suara yang panjang. Namun sosok pria bernama Pak Kerno tersebut bukanlah seperti kebanyakan orang normal biasanya karena ia menderita keterbatasan mental.

"Pak kerno asal dari desa srumbung, segoroyoso, pleret, bantul, yogyakarta,, bapak kerno ini menderita keterbatasan mental. Dulunya beliau orang yang taat dan pintar mengaji ,semoga beliau bisa sembuh dari penyakitnya dan seperti orang normal lainya. Amin," tulis pemilik akun dalam video yang diunggahnya.

Netizen yang melihatnya kemudian ikut mendoakan Pak Kerno agar diberi kesembuhan. Salah satunya Muhammad Khoir yang menulis, “Semoga Allah menyembuhkannya, mengampuni dosa dan salahnya, menyempurnakan amalan solehnya dan memberinya pahala. Kepada saudara2 Muslim yang ada di dekatnya ikut mencarikan jalan keluar dari masalahnya.”

Sementara akun Parusdi Parus menulis, “Harusnya diberi tempat / diberi pekerjaan sebagai tukang adzan di mesjid terdekat. Atau ada orang yang ingin mengundang agar tinggal di mesjid diberi upah dan makan. Semoga ada yang ingin memfasilitasinya.”

Simak videonya


Lihat Juga:





loading...