Subhanallah, Inilah Kutipan Menyentuh Salim A. Fillah Tentang Wanita

Diposting pada

Salim A. Fillah selalu mampu membidik pembacanya dengan tepat. Setiap bait kata yang ia tulis selalu bermakna dan mampu membuat terpesona pembacanya. Terbukti dengan beberapa karya bukunya seperti Dalam Dekapan Ukhuwah, Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan, dan Agar Bidadari Cemburu Padamu mampu membuat pembacanya terharu.

Subhanallah, Inilah Kutipan Menyentuh Salim A. Fillah Tentang Wanita

Penulis berbagai buku best seller ini memang terkenal dengan ciri khas pemilihan katanya yang mampu menyentuh seseorang langsung pada hatinya. Dan diantara sekian tulisan yang pernah ia tulis, inilah beberapa cuitan tentang wanita yang pernah ia tulis dalam akun twitter  pribadinya @salimafillah.

Wanita terindah di mata lelaki, adalah mereka yang membuat cemburu bidadari. Kecantikannya merasuk ke jiwa, melintas batas usia.


Wanita paling kemilau dipandang pria, adalah dia yang mahkotanya fikiran jernih, liontin kalungnya hati yang ridha, gelangnya qana’ah.


Wanita paling hebat di hati suaminya adalah dia yang senyumnya menyembuhkan, tatapannya meneduhi, dan sambutannya menyegarkan.


Wanita paling berharga adalah ahli Matematika: mengalikan kebahagiaan sampai tak hingga, membagi kesedihan sampai tak berarti.


Wanita yang bernilai itu pandai berhitung: menambah keyakinan hingga utuh, mengurang kegalauan hingga habis.


Wanita langit yang singgah hidup di bumi: wajahnya mengingatkanmu akan surga, ibadah dan bangun malamnya menghubungkanmu dengan Ilahi.


Wanita musuh syaithan mengecup mesra tanganmu, melepasmu bekerja dalam bisik syahdu, “Kami lebih sabar lapar daripada makan tak halal.”


Wanita yang ditakjubi malaikat itu berilmu dan berkeadaban: dibaringkannya sang suami di pangkuan, disimak & dibetulkannya hafalan Quran.


Wanita yang dirindu surga, tuan putri para bidadari: ditunainya amanah Allah lahir dan batin; sebagai anak, saudari, isteri, ibu dan nenek.


Wanita yang tak disudi neraka: syaithan gigit jari oleh syukurnya, putus asa oleh istighfarnya, tepok jidat oleh ridha suaminya.

Loading...