Situs Hoax Seword.Com Yang Sebut 'KH. Ma’ruf Amin Munafikun' Akhirnya Dipolisikan



Situs penebar hoax Seword.com baru-baru ini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan menayangkan berita bohong (hoax) dan fitnah. Informasi ini disampaikan oleh Pelapor yang merupakan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perindo, Ricky K Margono.

Situs Hoax Seword.Com Yang Sebut 'KH. Ma’ruf Amin Munafik' Akhirnya Dipolisikan


"Kami melaporkan situs seword.com atas fitnah dan hoax-nya," Ujar Ricky di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, seperti dilansir okezone.com, Jumat (17/2/2017).

Pihak Perindo merasa dirugikan dengan artikel berjudul "Bukti Anies Jatuh Dalam Kubangan Setan". Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Partai Perindo ditunjuk untuk mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sewaktu Anies Baswedan masih menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam konferensi pers dihadapan wartawan, Ricky membantah jika Partai Perindo terlibat dalam pendistribusian KIP yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Partai Perindo sendiri sudah resmi menyangkal isu tersebut.

"Di Perindo tidak ada seperti itu, bisa di cek di kementerian yang bersangkutan," Jelas Ricky.

Ricky mengajak masyarakat agar cerdas dalam menangkap informasi di internet dan jangan langsung terpedaya dengan pemberitaan dari situs-situs tidak kredibel.

Saat ini link artikel tersebut sudah dihapus oleh pihak seword: https://seword.com/politik/bukti-anies-jatuh-dalam-kubangan-setan/. Namun bagi yang ingin membacanya masih ada tersimpan di Google Webcache dengan alamat url : http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:https://seword.com/politik/bukti-anies-jatuh-dalam-kubangan-setan/

Sebelumnya, Situs Seword.com yang getol membela Jokowi dan Ahok pernah menyebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Rais Aam Nahdlatul Ulama KH Ma’ruf Amin sebagai “Munafikun”.

Situs Seword memuat dengan judul “Munafikun! Ketua MUI Ditengarai Ditelpon SBY Sebelum Menyatakan Ahok Menista Agama!”

Hal ini terkait dengan kesaksian KH Ma’ruf Amin dalam sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Selasa (31/1/2017) kemarin.

Link berita di seword di atas saat ini sudah tidak bisa lagi diakses. Namun jejak digital (webchache) masih ada dan bisa dibuka.

Sikap Ahok, pengacara dan pendukung Ahok yang melecehkan KH Ma’ruf Amin mendapat kecaman luas dari umat Islam terutama dari kalangan NU.

Polisi diminta segera menindaklanjuti laporan terkait artikel hoax di situs seword.com.

Seperti kita ketahui, Perang terhadap berita hoax adalah kampanye bersama yang dikumandangkan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengingatkan jika polisi mendiamkan berita hoax tersebut sama saja tidak menjalankan seruan Pemerintahan Jokowi. Maka wajar, kata dia jika publik menilai seruan perang Pemerintahan Jokowi terhadap berita hoax hanya isapan jempol.



Loading...