Inilah Keutamaan Surat Al Fatihah Yang Sangat Dahsyat



Semua umat Islam tentu tak akan meragukan keutamaan Surat al-Fatihah, Karena yang beragama Islam sudah pasti hafal Surat Al Fatihah.

Inilah Keutamaan Surat Al Fatihah Yang Sangat Dahsyat


Surat ini kerap disebut sebagai Ummul Qur'an, Karena semua yang terkandung dalam Al Qur'an dirangkum dalam surat Al Fatihah. Paling tidak, dalam sehari kita pasti membaca surat ini 17 kali, karena dalam tiap rakaat shalat fardhu kita diwajibkan untuk membacanya. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam,

لا صلاةَ لمن لم يقرأْ بفاتحةِ الكتابِ

“Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Faatihatul Kitaab” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Didukung juga sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

كلُّ صلاةٍ لا يُقرَأُ فيها بأمِّ الكتابِ ، فَهيَ خِداجٌ ، فَهيَ خِداجٌ

“Setiap shalat yang di dalamnya tidak dibaca Faatihatul Kitaab, maka ia cacat, maka ia cacat” (HR. Ibnu Majah)

Ketika berdoa pun, kita tak pernah terlewat untuk membacakan surat Al Fatihah. Sungguh, surat al-Fatihah telah menjadi salah satu surat favorit bagi semua umat Islam.

Memang tak salah kita memfavoritkan surat yang satu ini. Mengapa? Karena ternyata, surat al-Fatihah memiliki kelebihannya sendiri.

Mau tahu apa saja keutamaan surat al-Fatihah, Ini dia ulasannya,

1. Surat Al Fatihah merupakan surat yang paling agung di dalam al-Qur’an

Sahabat mulia Abu Sa’id bin Mu’alla berkata, “Pada suatu hari, aku sedang shalat di Masjid. Selesai shalat, aku dipanggil Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Kemudian Rasulullah pun bersabda, ‘Aku akan mengajarkanmu sebuah surat yang teragung di dalam al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid.’ Aku bertanya, ‘Surat apakah itu wahai Rasulullah?’ Rasulullah kembali bersabda, ‘(Ia adalah surat) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ia adalah tujuh ayat yang diulang-ulang (dalam setiap rakaatnya) dan al-Qur’an yang agung yang diberikan kepadaku’,” (HR. Bukhari, Abu Dawud, dan Nasa’i).

2. Surat Al Fatihah adalah surat paling utama di dalam al-Qur’an

Sahabat mulia Abu Hurairah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin adalah Umm al-Qur’an, Ummul Kitab, as-Sab’ul Matsani, al-Qur’an al-‘Azhim, ash-Shalat, asy-Syifa dan ar-Ruqyah,” (HR. Tirmidzi).

3. Surat yang di dalamnya termaktub munajat antara hamba dan Allah SWT

Sahabat mulia Abu Hurairah mengatakan bahwa suatu ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Allah telah berfirman, ‘Aku telah membagi (kandungan makna) surat al-Fatihah untuk-Ku dan untuk hamba-Ku menjadi dua bagian, dan Aku akan mengabulkan apa yang hamba-Ku pinta.’ Apabila dia membaca, ‘Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,’ Allah akan membalasnya dengan berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’ Apabila dia membaca, ‘Zat yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.’ Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’ Apabila dia membaca, ‘Yang menguasai di hari pembalasan.’ Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku.’ Apabila dia membaca, ‘Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.’ Allah berfirman, ‘Ini adalah urusan antara Aku dan hamba-Ku, dan aku akan mengabulkan apa yang hamba-Ku pinta.’ Apabila dia membaca, ‘Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang yang telah Engkau beri nikmat (iman) kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.’ Allah berfirman, ‘Ini adalah untuk hamba-Ku, dan dia akan mendapatkan apa yang dua pinta’,” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa’i dan Ibnu Majah).

Baca Juga:




loading...