Inilah Kedahsyatan Uban, Si Putih Yang Diberkahi



Tidak ada manusia yang dapat menghentikan maupun membendung waktu. Hampir seluruh hidup manusia akan berdampingan dengan waktu sejak lahir hingga tutup usia.

Ketika manusia lahir, ia muncul dengan sosok yang menggemaskan kemudian beranjak besar dan tumbuh dewasa. Setelah sekian lama, manusia pun akan mengalami fase tua dimana tubuh akan kembali lemah seperti saat lahir.

Inilah Kedahsyatan Uban, Si Putih Yang Diberkahi

Allah Ta’ala telah berfirman:

“Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu, menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Dia Yang Maha Mengetahui lagi Mahakuasa.” (QS. Ar-Rum: 54).

Salah satu tanda seseorang telah memasuki usia tua adalah tumbuhnya rambut putih yang disebut dengan uban. Meski tidak mengganggu, namun keberadaannya yang ada diantara rambut hitam membuat orang resah dan ingin mencabutnya.

Ternyata tidak banyak yang tahu bahwa uban memilih kedahsyatan dan keberkahan. Itulah alasannya mengapa Islam melarang umat muslim untuk mencabut uban.

Berikut adalah beberapa kedahsyatan uban yang harus kita ketahui:

1. Akan Menjadi Cahaya Di Hari Kiamat

Dengan jelas Rasulullah mengingatkan kita semua untuk tidak mencabut uban karena nanti akan menjadi cahaya di hari kiamat.

“Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang memiliki sehelai uban, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti.” (HR. Abu Daud).

2. Menjadi Pengingat Kematian

Selain menjadi penerang di hari kiamat, uban juga menjadi pengingat kematian dikarenakan fisik yang berubah menuju tua. Maka ketika melihat helaian uban tersebut, sudah sepatutnya bagi manusia untuk lebih mengutamakan kehidupan akhirat.

“Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.” (QS. Fathir: 37).

3. Memunculkan Kewibawaan

Kedahsyatan uban juga menjadi lambang kewibawaan bagi seseorang dikarenakan kematangan berpikir dan akhlak yang teruji.

“Sesunguhnya termasuk dari pengagungan kepada Alloh ialah menghormati orang muslim yang sudah beruban (orang tua).” (HR. Abu Dawud).

Demikian beberapa kedahsyatan uban sehingga Islam melarang mencabutnya. Wallahu A‘lam

Baca Juga: