Astagfirullah, Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri' Ternyata Mengajarkan Cara Beronani, Ini Buktinya



Baru-baru ini, netizen dihebohkan dengan beredarnya Buku cerita anak 'Aku Berani Tidur Sendiri'  yang dinilai mengarah ke konten pornografi.

Astagfirullah, Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri' Ternyata Mengajarkan Cara Beronani Dan Masturbasi


Memang, pada cover buku tersebut terlihat seorang anak laki-laki dengan gambar kartun.

Namun, isinya malah mengarah ke hal yang tidak seharusnya dibaca oleh anak-anak.

Buku tersebut berjudul 'Aku Berani Tidur Sendiri'.

Kemudian sub judulnya 'Aku Belajar Mengendalikan Diri'.

Sepertinya informasi tersebut didapatkan dari salah seorang netizen.

Tampak akun tersebut memposting potongan isi dari buku cerita itu.

Ini pesan dari netizen :

Astagfirullah, Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri' Ternyata Mengajarkan Cara Beronani Dan Masturbasi


"Miceu, mau infoin, mohon disebarkan yah..

Tadi siang temen aku nemu buku ini di toko buku ternama, sebut aja toko buku G..

Sampul dan gambarnya anak-anak, tapi isi kontennya sangat berbahaya bagi anak-anak jika di baca,

Harap orang tua agar berhati-hati membelika buku cerita kepada anaknya".

Ini beberapa tulisan di buku cerita tersebut :

"Menit demi menit berlalu dan mataku masih tak bisa terpejam.

Aku menyilangkan kakiku kuat-kuat pada guling.

Iseng-iseng, aku menggerakkan tubuhku naik turun.

Eh, ternyata asyik juga rasanya.

Jantungku berdebar, tapi aku senang.

Aku menemukan permainan baru yang mengasyikan.

Sesekali, aku memasukkan tanganku ke dalam celana.

Aku mengulang.

Lagi dan lagi".

Astagfirullah, Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri' Ternyata Mengajarkan Cara Beronani Dan Masturbasi


Berkaitan dengan hal ini, Penerbit Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri', CV Tiga Ananda meminta maaf atas peredaran buku tersebut. Melalui akun instagram @tigaserangkai, Tiga Ananda yang merupakan Creative Imprint of Tiga Serangkai mengakui adanya kekhilafan dalam penerbitan buku tersebut.

"Kami ucapkan terima kasih atas perhatian Bp/Ibu terhadap buku terbitan kami yang berjudul Aku Berani Tidur Sendiri dan Aku Belajar Mengendalikan Diri (2cerita dalam 1 buku). Kami mengakui ada kekhilafan dalam penerbitan buku tersebut," tulis pernyataan Penerbit Tiga Ananada, Selasa 21 Februari 2017.

Dalam keterangan persnya, mereka menjelaskan, buku tersebut dibuat awalnya untuk membantu orang tua menjelaskan pada anak-anak tentang pentingnya melindungi diri. Antara lain membekali anak cara melindungi diri dari ancaman penyakit dan kejahatan seksual, juga pengetahuan dasar seksual yang penting untuk diketahui anak sejak dini.

"Pada akhirnya, kami sadar bahwa sebagian masyarakat kita mungkin belum siap untuk menerima pendidikan seksual sejak usia dini. Sebagai bentuk tanggung jawab kami, buku tersebut sudah kami tarik dari peredarannya dari toko buku umum sejak Desember 2016, tak lama setelah buku itu terbit. Namun sayang, ternyata masih ada yang menjualnya di toko online," ujar mereka masih dalam keterangan persnya.

Mereka menekankan, buku tersebut sudah tidak lagi dijual di pasaran. Namun bagi masyarakat yang menemukan buku tersebut, dapat mengirimkan buku kepada Redaksi Tiga Ananda di Jln. Dr. Supomo No. 23 Surakarta 57141, Telp. (0271) 714344. Mereka akan mengganti produk buku dengan buku lainnya. "Atau, jika berkenan, kami akan mengembalikan uang (alternatif) karena buku tersebut sudah ditarik dan tidak dijual bebas," katanya.

Sementara itu KPAI meminta untuk segera menarik buku AKU BERANI TIDUR SENDIRI dari peredaran kepada penerbit buku anak-anak tersebut. KPAI menilai bahwa buku tersebut memuat konten yang tidak ramah anak dan dapat mendorong anak melakukan penyimpangan seksual.

"KPAI minta buku itu harus ditarik. Penerbit dan penulis harus meminta maaf ke publik dan mengakui kesalahannya." ujar Ketua KPAI, Asrorun Ni'am. Setelah kejadian ini, mungkin pendidikan seksual seharusnya disampaikan dengan penggunaan kalimat yang tepat dan membuat anak mengerti bahwa tindakan penyimpangan tersebut tidak patut untuk ditiru.

Astagfirullah, Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri' Ternyata Mengajarkan Cara Beronani Dan Masturbasi


Terkait beredarnya Buku 'Aku Berani Tidur Sendiri', Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memastikan akan memberi sanksi terhadap PT Tiga Serangkai Solo selaku induk perusahaan Tiga Ananda, penerbit buku berjudul 'Aku Berani Tidur Sendiri'. Buku yang membuat heboh tersebut dinilai tak memberikan pendidikan yang positif bagi anak-anak.

"Pasti ada sanksi tapi sanksinya seperti apa sesuai yang kita rumuskan dengan peraturan yang ada," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/2).

Muhadjir memastikan akan mencabut buku tersebut dari peredaran. Untuk mengantisipasi hal serupa, Muhadjir mengatakan tengah menggodok undang-undang perbukuan bersama Komisi X DPR.

"Kita harapkan setelah reses DPR RI lah nanti bisa segera kita sahkan," katanya.

Salah satu poin dalam undang-undang perbukuan tersebut akan mengatur pengawasan yang ketat bagi penerbit buku. Nantinya, setiap penerbit akan diawasi dengan seksama sebelum mengedarkan buku khususnya yang menjadi konsumsi anak-anak.




loading...