Dianggap Bagian Dari Masjid Tertua, Arkeolog Justru Temukan Sumur Bersejarah Berumur 160 Tahun



Sebuah situs bersejarah ditemukan di sebuah masjid yang berada di Jeddah. Penemuan tersebut diumumkan oleh Komisi Pariwisata dan Purbakala Nasional Arab Saudi. Diketahui bahwa situs berupa sumur tersebut sudah berusia 160 tahun dan masih terjaga dengan baik.

Sumur itu pun masih berfungsi dengan baik dan bisa memasok air dari mata air Ein Farag ke Masjid Memar. Para arkeolog sendiri memang tengah mengkhususkan diri pada upaya restorasi dan rehabilitasi terhadap Masjid Memar yang ada di pusat kota Jeddah tersebut.

Dianggap Bagian Dari Masjid Tertua, Arkeolog Justru Temukan Sumur Bersejarah Berumur 160 Tahun

Dikatakan oleh Mohammad Al Omary selaku Direktur Komisi Pariwisata dan Purbakala Nasional bahwa awalnya mereka mengira situs tersebut merupakan bagian dari bangunan masjid.

"Sumur tersebut terletak hanya lima meter di sisi timur Masjid Memar. Tim lalu memindahkan tanah dari sumur dan menemukan air," kata Al Omary.

Dari keterangan Al Omary diketahui bahwa sumur tersebut berdiameter 1,6 meter dengan kedalaman 3 meter dari permukaan air. Bangunan itu pun dibuat dari batu potong yang disebut Al Manqabi oleh masyarakat lokal. Batu tersebut digunakan untuk membuat rumah di masa lampau.

"Batu-batu ini didatangkan dari pantai dan sekitarnya," kata Al Omary.

Proses pencarian sejumlah fasilitas yang berhubungan dengan Masjid Memar pun terus dilakukan oleh tim dengan harapan memperoleh titik terang.

Sekedar informasi bahwa Masjid Memar merupakan masjid tertua di Jeddah. Sementara Ein Farag Yosr merupakan sumber cadangan air utama bagi masjid.

Baca Juga:





loading...