5000 Dolar US$ Dan Jam Tangan Mewah Yang Tiba-tiba Raib Di Depan Ka'bah



Banyak kejadian aneh yang dialami sebagian besar jama’ah haji ketika berada di tanah suci. Kejadian tersebut sejatinya memberikan banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi yang mau mentafakkurinya.

5000 Dolar US$ Dan Jam Tangan Mewah Yang Tiba-tiba Raib Di Depan Ka'bah


Seperti kisah seorang jamaah haji yang diuji keimanannya oleh Allah dengan kehilangan benda yang penting baginya. selamat membaca dan menyelami kisah spiritual ibadah haji dan umrah. Semoga kisah ini bisa menambah keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah.

Kegelisahan melanda hati H. Rouf, salah satu jamaah haji asal Jawa Tengah yang waktu itu berhaji beserta istri dan kerabatnya. Pasalnya, ikat pinggang haji miliknya raib di depan Ka'bah. didalamnya terdapat 5000 dolar USS dan jam tangan mewah miliknya seharga ratusan juta rupiah.

Padahal ikat pinggang tersebut ia letakkan diatas pangkuannya ketika sedang membaca Al Qur'an di depan Ka'bah.

H. Rouf pusing tujuh keliling, kenapa tiba-tiba bisa raib padahal ada di pangkuannya.

“Bukan uang dan jam mewah itu yang mengganggu batin saya, bukan itu” ungkapnya sambil termenung ketika ditemui di maktabnya di Aziziyah.

“Kalau uang bekal untuk beribadah saya masih ada, insyaallah lebih dari cukup untuk bekal selama haji,” tambahnya.

“Lantas apa yang membuat pak Haji sedih?” tanya saya pelan.

“Ketika saya tahu ikat pinggang haji saya beserta uang 5000 Dolar US$ Dan Jam Tangan saya telah hilang, saya merasa sedih dan bertanya-tanya kepada Allah: 'Ya Allah, Hamba datang ke Tanah Suci untuk memenuhi panggilan-Mu. Hamba datang dengan uang yang insya Allah saya dapat dengan cara yang halal, hasil keringat hamba bekerja dan berdagang. Kini Engkau mengambil sebagian, apakah ini artinya, ya Allah ?'

“Jika itu berarti ada rezeki haram dalam harta yang hamba bawa ke tanah suciMu, hamba ridho Engkau sebagai pemiliknya, mengambilnya dari hamba. Namun jika itu semua yang hamba bawa sebagai bekal ini halal, ya Allah, kembalikanlah ikat pinggang hamba,” isak tangisnya tak lagi dibendung.

H. Rouf lalu saya ajak menuju loket lost & Found yang berada di dekat rumah kelahiran Nabi di Gazah. Kepada petugas, saya melaporkan kehilangan ikat pinggang haji, 5000 Dolar US$ Dan Jam Tangan milik H. Rouf. Petugas yang berseragam coklat tersebut menunjukkan beberapa ikat pinggang yang dipajang. Namun H. Rouf tak melihat ada ikat pinggang haji miliknya disana.

Adzan Isya' dikumandangkan, Tak ingin mendapat shaf keluar dari Masjidil Haram, saya segera mengajak H. Rouf untuk berwudhu dan melangkah ke depan Ka'bah untuk melakukan shaolat berjama'ah.

Usai sholat, saya melakukan sholat hajat dan kemudian berdoa pada Allah, 'Jika memang barang yang hilang tersebut adalah haknya H. Rouf maka permudahkan langkah kami untuk menemukannya'

Setelah itu saya mengajak H. Rouf ke loket lost & Found yang tadi didatangi, kami kembali menanyakan ikat pinggang yang dicari H. Rouf. Petugas yang sama menunjukkan beberapa ikat pinggang yang ditemukan.

Diantara salah satu ikat pinggang yang diperlihatkan, H. Rouf yakin betul bahwa ikat pinggang itu adalah kepunyaannya. Namun petugas tak langsung menyerahkan ikat pinggang itu, Namun terlebih dahulu menanyakan apa isinya.

“5000 Dolar US$ Dan Jam Tangan Seiko” jawab H. Rouf.

petugas tersebut meminta fotokopi Paspor H. Rouf dan sambil tersenyum dia berkata, “Benar! Itu ikat pinggang Anda, dan isinya sesuai dengan yang Anda katakan.”

Subhanallah, ketika ikat pinggang itu diterimanya kembali beserta uangnya, H. Rouf menangis haru dan bersujud syukur.

“Saya bersyukur, Allah menjawab pertanyaan saya, Allah kembalikan uang saya dan semoga ini adalah jawaban bahwa yang saya bawa dan saya jadikan bekal haji benar-benar dari rezeki halal,” kata H. Rouf sambil berlinang air mata.


Loading...