Lantaran Rasis, Pria Ini Lemparkan Kopi Panas Ke Wajah Seorang Muslimah

Lantaran Rasis, Pria Ini Lemparkan Kopi Panas Ke Wajah Seorang Muslimah

author photo
Sikap terhadap umat muslim sepertinya masih dipenuhi dengan diskriminasi. Hal ini pun tampak di sebuah cabang Dunkin Donuts New York Amerika dimana seorang pria melemparkan kopi panas kepada muslimah yang ada di sana.

Dilansir dari situs Standard, Ahad (19/12/2016) bahwa saat itu selain melemparkan kopi panas, pria itu juga memukul muslimah tersebut dan mengatakan “Teroris”.

Lantaran Rasis, Pria Ini Lemparkan Kopi Panas Ke Wajah Seorang Muslimah

Diketahui bahwa pria tersebut bernama Nathan Gray dan yang menjadi korbannya adalah wanita muslimah berumur 21 tahun. Gray sendiri sangat membenci muslimah dan bahkan ingin membunuh setiap kali bertemu dengan muslimah. Lantaran sikapnya tersebut, polisi pun mendakwanya karena melakukan kejahatan rasis.

Dikutip dari The New York Daily News, peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (19/12/2016) waktu setempat. Saat itu Gray sedang berjalan ke sebuah toko makanan cepat saji Dunkin Donuts di Manhattan. Setelah itu ia kemudian memesan secangkir kopi.

Dari keterangan karyawan toko, sesaat setelah Gray membayar kopi, ia langsung duduk di samping sekelompok muslimah dan lantas berteriak kepada mereka dengan sebutan ‘Teroris’.

Namun para muslimah tersebut mengabaikan teriakan Fray, meski Gray terus saja menghina mereka. Ternyata lama-lama salah seorang muslimah pun tersulut emosinya dan mengatakan bahwa tindakan Gray sangatlah bodoh. Akibat hal tersebut Gray langsung melemparkan kopi panas yang dibawanya ke wajah sang muslimah.

“Itu kopi panas, wajah muslimah itu bisa saja terbakar. Namun tak cukup sampai di situ, Gray juga mengayunkan tasnya pada muslimah itu dan memukul wajahnya.” Ucap karyawan toko

Setelah kejadian itu, muslimah tersebut langsung berlari keluar dan polisi pun datang guna menangkap Gray. Sementara sang korban menolak untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:



Next article Next Post
Previous article Previous Post