Syaikh Amr Yang Digadang-Gadang Akan Membela Ahok Mendadak Pulang Ke Mesir, Ini Penjelasannya




Kasus Ahok yang telah menistakan agama kini memasuki babak gelar perkara di pengadilan. Kedua kubu pun berusaha menghadirkan saksi masing-masing dan yang dilakukan oleh kubu Ahok adalah dengan menghadirkan ulama Mesir, Syaikh Amr Wardani.

Meski telah hadir ke Indonesia, namun ternyata dituturkan oleh Dubes Mesir, ulama tersebut tidak mengetahui jika dirinya hendak dijadikan saksi untuk meringankan Ahok.

Syaikh Amr Yang Digadang-Gadang Akan Membela Ahok Mendadak Pulang Ke Mesir, Ini Penjelasannya
Syaikh Amr saat berada di Indonesia tahun 2014 (kksmesir.com)
Dengan semakin maraknya pemberitaan kedatangan Syaikh Amr ke Indonesia di sejumlah media online dan media sosial, ulama Al Azhar itu pun akhirnya pulang ke negaranya.

“Dubes Mesir untuk Indonesia Ahmad Amr Muawab, menelpon saya pukul 19.06 WIB. Beliau menyampaikan berita penting. Sehubungan dengan hiruk-pikuknya di media online dan medsos tentang Syeikh Mustofa, Beliau mengatakan bahwa yang bersangkutan telah meninggalkan Indonesia dan pulang ke negaranya tadi sore,” ucap KH Muhyiddin Junaidi selaku Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, sebagaimana dikutip dari Pojok Satu, Senin (14/11/2016).

Kepulangan Syaikh Amr yang mendadak ke Mesir tentu menjadi tanda tanya besar. Diketahui bahwa hal tersebut kemungkinan terkait surat protes yang dilayangkan pihak MUI kepada Grand Syaikh Al Azhar.

Berdasarkan keterangan dari Anizar Masyhadi yang merupakan pendamping kunjungan Grand Syaikh Al Azhar ke Indonesia, bahwa Grand Syaikh telah memerintahkan Syaikh Amr untuk pulang dan tidak memberikan pernyataan apapun.

"Grand Syekh meminta dan memerintahkan kepada Grand Mufti Mesir untuk memanggil pulang Syekh Amr Wardani dengan sesegera mungkin, dan tidak ikut mencampuri urusan dalam negeri Indonesia," tulis Anizar dalam pesannya di grup Al Azhar seperti dikutip Republika, Senin (14/11/2016).

Apapun alasan kepulangan Syaikh Amr, pihak MUI tentu menyambut baik lantaran kedatangan Syaikh asal Mesir tersebut diduga merupakan rekayasa untuk meringankan kasus penistaan agama serta menjadi ajang mengadu domba ulama.
Baca Juga: Hendak Dijadikan Saksi Ahli Membela Ahok, Ulama Mesir Ini Mengaku Tidak Tahu, Berikut Pernyataannya