Kisah Ustadz Arifin Ilham Islamkan Bangsa Jin




Ustadz Arifin Ilham mempunyai amalan rutin membaca surah al-Jin. Surah ini terdapat dalam juz 29 dengan nomor surat 72. Berjumlah 28 ayat. Surah al-Jin ini kerap beliau baca, hampir tiap hari. Selain surah al-Jin, beliau juga istiqomah membaca surat Ya Siin, ar-Rahmaan, al-Waqi’ah, al-Muzzammil, al-Mulk, dan membaca al-Qur’an secara runut dari juz pertama sampai juz terakhir, juz ke-30.

Kisah Ustadz Arifin Ilham Islamkan Bangsa Jin


Terkait rahasia surah al-Jin, Ustadz kelahiran tahun 1969 di Banjarmasin ini menyebutkan bahwa kita hidup berdampingan dengan bangsa jin, meski mata manusia tak mampu melihatnya. Hanya orang-orang tertentu yang mampu melihat, itu juga merupakan ujian.

Bangsa jin, menurut Pendiri Majlis az-Zikra ini, terdiri dari dua kelompok. Ialah jin yang Muslim dan jin yang kafir. Hal ini beliau simpulkan dari surat al-Jin [71] ayat 14.

“Sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.”

Dalam sebuah kajian di Masjid az-Zikra Sentul Bogor Kamis (10/11/16) lalu, Ustadz Arifin Ilham pernah mengisahkan pengalamannya dalam berinteraksi dengan bangsa jin.

Beliau menuturkan bahwa tulang yang dibuang oleh manusia ke tempat sampah merupakan salah satu makanan favorit bagi bangsa jin. Beliau pernah melihat seorang perempuan yang kerasukan jin, kemudian memakan ayam mentah beserta tulangnya.

Saat jin sudah dikeluarkan dari dalam diri wanita tersebut, ia merasa mual. Ia memakan ayam mentah beserta tulangnya tanpa disadari. Saat itu juga, ia langsung muntah. Kemudian, orang-orang di sekelilingnya mengisahkan apa yang baru dia lakukan.

Ustadz Arifin Ilham menegaskan, banyak bangsa jin yang masuk Islam. Sang istri juga menjadi saksi, terkait kebiasaan sang ustadz yang mengajak bangsa jin untuk masuk Islam.

Merujuk ke penjelasan dai yang berusia 47 tahun ini, bangsa jin yang masuk Islam setelah beliau ajak jauh lebih banyak dari bangsa manusia. Padahal, dalam catatan kami, ada ratusan lebih orang yang masuk Islam melalui sang dai dan Majlis az-Zikra.

Wallahu a’lam.




loading...