Jelang Aksi Bela Islam 212, AM Fatwa Herankan Mengapa Yang Diperdebatkan Justru Masalah Ini




Jelang Aksi Bela Islam 212 yang akan berlangsung pada tanggal 2 Desember 2016 di Jalan Sudirman-Thamrin, AM Fatwa yang merupakan anggota DPD mengaku heran dengan sejumlah ulama yang terbagi menjadi ulama keraton dan ulama rakyat. Dirinya merasa heran mengapa para ulama tersebut sibuk membahas tentang hukum shalat Jumat di jalanan. Padahal yang menjadi inti masalahnya adalah mengapa rakyat mau menggelar sajadah dan shalat di jalanan.

Jelang Aksi Bela Islam 212, AM Fatwa Herankan Mengapa Yang Diperdebatkan Justru Masalah Ini

“Kesimpulan para ulama pasti terbelah dua. Ulama keraton pasti akan bilang tidak boleh, sementara ulama rakyat boleh saja,” ucapnya saat konferensi pers, seperti dilansir dari Antara News, Sabtu (26/11/2016).

Justru yang harusnya dibahas adalah mengapa umat muslim dari berbagai usia, strata dan daerah mau datang dengan biaya swadaya serta bersusah payah menghadiri Aksi Bela Islam 411 dan 2 Desember mendatang.

Dituturkannya bahwa hal itulah yang harusnya dipikirkan secara serius dan dilanjutkan kepada pemerintah atau presiden. Yang pada intinya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terasa sudah hilang dalam kondisi nyatanya.

“Dengan kata lain, rasa saling percaya antar anak bangsa kita khususnya kepada oknum penguasa telah hilang,” pungkasnya.

Baca Juga:







loading...

close ini