VIDEO: Mantan Punk Bertato Ini Temukan Hidayah Islam Dalam Surat Al Ikhlas, Lihat Perubahannya




Sesungguhnya Allah Maha Menerima Taubat dan berkasih sayang kepada hamba-hambanya yang mau mencari jalan kebenaran. Hal itu pun yang dialami oleh seorang mantan Punk yang kini menjadi muslim bernama Abdul Malik.

Lahir di Inggris, ia begitu bangga bisa mendapatkan kesempatan mengetahui indahnya Islam dan Islam bisa hadir dalam hatinya. Dalam sebuah video, ia menuturkan bahwa kehidupannya dahulu benar-benar buruk dan ia menjadi seorang pembangkang atas segala tradisi yang ada di Inggris.

VIDEO: Mantan Punk Bertato Ini Temukan Hidayah Islam Dalam Surat Al Ikhlas, Lihat Perubahannya

Meski tak suka diatur, Abdul Malik tidak suka mabuk. Ia justru mengekspresikan hasrat hatinya yang menentang pemerintah ataupun sistem yang ada lewat jalur musik. Ia pun merasakan kebahagiaan tersendiri saat itu bersama dengan musik.

Dengan latar musik keras dan penampilan yang bertato, dirinya menjadi pusat perhatian saat itu. Belum lagi telinganya dibuat sebuah lubang besar yang saat itu hanya dirinya saja yang melakukan. Namun ternyata saat ini, hal tersebut sudah menjadi sesuatu yang biasa.

Dirinya pun seakan tak terpuaskan dengan berbagai jawaban yang ada saat itu tentang kehidupan. Pernah suatu kali, ia masuk kedalam ajaran Kristen dan mendapati pemahaman bahwa Allah memiliki anak. Pernyataan tersebut jelas membuat dirinya berontak karena jika Allah memiliki anak, berarti Dia lemah dan akan mati. Anaknya pun akan mengambil kekuasaan Allah. Bagaimana bisa hal itu terjadi pada Dzat yang Maha Kuasa dan Maha Segalanya?

Abdul Malik kemudian berpindah mendalami ajaran Hindu dan mendapati para pengikutnya menyembah patung-patung. Saat itu ia mengatakan bahwa jika patung tersebut dihancurkan, apakah patung tersebut akan melukainya? Seorang tokoh agama Hindu kemudian menjawab, “Kamu tahu, itu bakal mendatangkan hal buruk.”

Tentu pernyataan tokoh tersebut tidak masuk akal dan konyol. Sementara ketika akan masuk kedalam agama Yahudi, ternyata dirinya seakan tertolak lantaran Yahudi bukanlah agama, melainkan ras. Ia pun tidak mungkin bisa masuk ke dalamnya karena bukan berasal dari ras mereka. Hal itu tidak masuk akal karena Tuhan menciptakan sesuatu bukan hanya untuk satu kelompok ras saja.

Selain itu ia pun mendalami berbagai paham yang hanya mementingkan diri sendiri dan menumbuhkan ego dalam diri. Semuanya benar-benar membuatnya gagal paham.

Hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang muslim yang membagikan pamplet ajakan mengenal islam. Abdul Malik pun membacanya dan tergugah dengan isinya. Ia semakin penasaran dengan kata “Islam” dan akhirnya ia coba mencari tahu dari berbagai buku hingga menemukan buku karangan Ghulam Sarwar yang berjudul “Keyakinan dan Ajaran Islam”.

Hal yang paling menggugahnya dan memutuskan untuk memeluk agama Islam adalah ketika membaca surat Al Ikhlas.

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.”

“Katakanlah: Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS Al Ikhlas 1-4)

Abdul Malik kemudian memutuskan untuk bertemu penyebar pamplet, namun terlihat begitu sibuk. Dan akhirnya ia mencari nomor kontak tempat ibadah umat Islam. Hingga akhirnya menemukan nomor telepon Masjid London Sentral di Regent Park.

Dengan penampilan yang saat itu masih bertato dan bertindik serta berikat pinggang selongsong peluru, ia berjalan menuju masjid dan bertemu dengan sekretaris Masjid hingga akhirnya mengucapkan syahadat dan sedikit demi sedikit merubah penampilannya hingga kini.

Simak videonya.


Lihat Juga:







loading...

close ini