Sabda Nabi: Tak Ada Solusi Bagi Orang Yang Saling Mencintai Selain Menikah




Semakin parah saja tingkah laku remaja di zaman sekarang ini, Bingung karena hukum pacaran sebenarnya adalah haram, maka mereka mulai mengkampanyekan 'Pacaran Islami Berbasis Syariah'.

Sabda Nabi: Tak Ada Solusi Bagi Orang Yang Saling Mencintai Selain Menikah


Padahal, Jika memang pacaran itu halal, mengapa harus diberi label islami? Adanya label islam, tentu saja karena dia bermasalah. Bagaimana mungkin pacaran bisa diberi label islami? Sementara semua hubungan lawan jenis yang bukan mahram, berpotensi untuk menjadi sumber dosa. Mulai yang tangan sampai hati.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah menetapkan jatah dosa zina untuk setiap manusia. Dia akan mendapatkannya dan tidak bisa dihindari: Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan membenarkan semua itu atau mendustakannya." (HR. Bukhari)

Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata dengan melihat (yang diharamkan), zina hati dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu." (HR. Ahmad)

Kalaupun pacaran islami itu fisik tidak bersentuhan, tapi saling menatap dan menikmati. Kalaupun pacaran islami dilakukan dibalik hijab, mata tidak saling menatap, tapi telinga saling mendengar, mendengar kalimat demi kalimat dari orang yang dia cintai.

Kalaupun dalam pacaran islami itu hanya dengan berkomunikasi lewat hp, chat layaknya suami istri, tapi bukankah hati menikmati dan bahkan membayangkannya? Karena hakikat zina hati adalah dia membayangkan melakukan sesuatu yang haram, yang membangkitkan syahwat, baik dengan lawan jenis maupun dengan sejenis. Sehingga tidak ada peluang untuk melakukan pacaran islami, selain pacaran setelah pernikahan, hanya dengan menikah, anda bisa pacaran.

Dalam hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Kami tidak mengetahui adanya solusi bagi orang yang saling mencintai selain menikah." (HR. Ibnu Majah)

Makna hadits, seperti dijelaskan al-Munawi, "Makna hadits bahwa cara paling mujarab yang bisa mengobati orang yang dirundung cinta adalah nikah. Tidak ada yang bisa menandingi solusi ini selama masih memungkinkan." (Faidhul Qadir, 5/376).

Wallahu A'lam. [Ustadz Ammi Nur Baits]





loading...