Inilah Sejarah Mengapa Terdapat Huruf Arab Di Dalam Uang Koin Indonesia




Tidak banyak yang tahu bahwa aksara atau huruf Arab memiliki sejarah yang berkaitan dengan sejarah Indonesia. Hal ini terungkap setelah seorang netizen bernama Adkhilni M Sidqi menemukan sebuah uang koin Indonesia nominal 25 sen di daerah Damaskus Syiria.

Netizen itu pun mengunggahnya di media sosial Facebook. Nampak ukuran uang koin tersebut sama dengan uang koin 500-an yang bergambar bunga melati dan kini sudah jarang terlihat lagi.

Inilah Sejarah Mengapa Terdapat Huruf Arab Di Dalam Uang Koin Indonesia

Namun ternyata yang menarik untuk disimak bukanlah mata uangnya yang sudah lama atau kuno, melainkan sejarah tentang adanya tulisan arab pada koin Indonesia tersebut.

Dijelaskannya bahwa sebelum penjajahan Belanda, bahasa Arab Melayu atau Jawi banyak digunakan untuk pembuatan karya sastra dan bahasa resmi kerajaan yang ada di seluruh Nusantara.

Beberapa kerajaan Islam seperti Kesultanan Pasai Aceh, Kerajaan Johor dan Malaka semuanya menggunakan bahasa arab melayu sebagai aksara kerajaan. Bahkan karena hal itu pula stempel kerajaan dan mata uang pun ditulis menggunakan tulisan arab melayu.

Tak hanya itu saja, kesepakatan perjanjian secara diplomatik dengan negara luar seperti Inggris, Portugis dan Belanda pun menggunakan aksara Arab Melayu.

Salah satu bukti yang kini masih bisa dilihat bahwa jaman dahulu menggunakan aksara Arab Melayu terdapat dalam berbagai karya sastra seperti Hikayat Hang Tuah, Hikayat Raja-Raja Pasai, Hikayat Amir Hamzah dan Syair “Singapura Terbakar” yang merupakan karya Abdul Kadir Munsyi.


Maka tidak heran jika setelah masa kemerdekaan, hampir sebagian besar masyarakat Indonesia masih buta huruf latin dan justru lebih fasih membaca serta menulis aksara Arab Melayu.

Sayangnya, pengaruh Belanda di Indonesia membuat aksara Arab Melayu menjadi tergeser dan tergantikan dengan huruf latin. Terlebih dengan banyaknya penerbitan surat kabar yang menjadikan huruf latin sebagai media komunikasi.

Dengan bergesernya aksara Arab dan tergantikan oleh huruf latin membuat pemerintah Indonesia lebih memilih melestarikan aksara latin. Jadi adanya uang koin yang terdapat aksara Arab bukanlah sekedar tulisan, namun juga menjadi bukti atau gambaran kekuasaan yang dominan pada saat itu.

Baca Juga: