Demi Pengabdiannya Sebagai Pendidik, Guru Ini Rela Setiap Hari Harus Menembus Medan Berlumpur




Pembangunan di Indonesia memang belum sepenuhnya merata di semua daerah. Terlebih lagi di daerah pelosok yang minim dengan infrastruktur seperti jalan maupun yang lainnya. Tak hanya itu saja, akses untuk menuju tempat di pelosok itu pun tak memiliki alat transportasi seperti halnya yang kerap terlihat di perkotaan.

Hal itulah yang dialami oleh seorang netizen yang juga seorang guru bernama Hevny Yanita Sarifudin. Melalui media sosial, ia menceritakan kisah perjalanannya untuk bisa mendidik dan mencerdaskan para siswanya.

Demi Pengabdiannya Sebagai Pendidik, Guru Ini Rela Setiap Hari Harus Menembus Medan Berlumpur

Dituturkannya bahwa setiap hari ia harus menembus medan berlumpur, terlebih jika sedang musim hujan. Guru yang berhijab ini pun harus merelakan pakaian dinasnya untuk mengajar terkotori oleh lumpur yang ketebalannya cukup membuat kendaraan menjadi sulit melaluinya.

Kesulitan tersebut kerap ia rasakan setiap berangkat di pagi hari maupun ketika pulang mengajar.

Melalui akun Facebooknya, ia menulis status bersama diunggahnya beberapa foto saat ia melalui jalan berlumpur tersebut.

"Mak manolah menurut kamu Jalan Dusun Daerah kami ni. Tolong lah pemerintah perhatikan kami yang tinggal di daerah pelosok ni. Setidaknya perbaiki jalan mekakau ni. Kasiani kami yang tinggal daerah sini. Pagi2 lh rapi lh harum siap berangkat nk ngajar ke Skolah dan setiap hari harus melewati jalan yg Rusak parah kadang sakiit galo badan. Tapi ini demi mendidik anak bangsa kmi ikhlas walau setiap hri tebalik terus..hahhahahaa," tulisnya.


Sontak unggahan Hevny pun mengundang berbagai reaksi dan netizen. Sebagian besar menyayangkan pemerintah yang belum memberikan perhatian kepada masyarakat lewat pembangunan jalan yang nyaman. Selain itu juga banyak yang memberikan Hevny semangat untuk tetap mengajar di tengah kondisi tersebut.

Salah satunya seperti akun Melisadaniati yang menulis, “Sungguh besarnya jasa ibu guru ini ya Allah semoga mata pemerintah kita melihat.”

Sementara itu akun Rani berkomentar, “Astagfirullahal adzim. Kasian nian. Barokallahu fikum. Semoga barokah segala langkah bu guru dalam kebaikan. Aamin ya Rabbal Alamin.”
Baca Juga: Guru Ini Ikhlas Mengajar Anak Kelas 1 Hingga 6 Seorang Diri





loading...