Aneh Tapi Nyata, Kolam Renang Ini Mendadak Naik 1,2 Meter, Warga Pun Geger




Banyak kejadian aneh yang terkadang masih sulit untuk terpikirkan. Begitu pula yang terjadi di Dusun Beras Desa Kepulangan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan yang mengalami sebuah fenomena unik dan aneh.

Kejadian tersebut menimpa sebuah kolam renang milik salah salah satu warganya yang mendadak terangkat ke atas permukaan setinggi 1,2 meter. Sejumlah warga sekitar pun langsung berdatangan untuk melihat fenomena tersebut.

Aneh Tapi Nyata, Kolam Renang Ini Mendadak Naik 1,2 Meter, Warga Pun Geger
Warga melihat kolam renang yang mendadak naik ke permukaan (Beritajatim.com)
Dituturkan oleh pemilik kolam renang yang bernama Ubaidillah (50 tahun) bahwa peristiwa tersebut terjadi setelah daerahnya diguyur hujan dengan sangat deras dan tak henti-henti.

“Tiba-tiba terdengar suara bergemuruh dan gerakan tanah seperti ada gempa. Mendapati hal tersebut, saya bersama Kholil (penjaga kolam renang) menuju ke arah sumber suara yakni kolam renang. Betapa kagetnya, saat saya lihat ternyata kolam renang yang berada di pinggir kiri rumah dan hanya berjarak tak kurang dari tiga meter ini tiba-tiba naik ke permukaan dengan sendirinya,” ucap Ubaidillah, sebagaimana dikutip dari Berita Jatim.

Ubaidillah menjelaskan bahwa kolam renang tersebut bukanlah kolam pribadi, melainkan digunakan untuk umum dan kebanyakan yang menggunakannya adalah anak-anak sekitar. Kolam renang itu sendiri berukuran 15 meter dan lebar 8 meter. Namun hari itu kolam renang yang dibangun sejak 8 tahun lalu mendadak naik hingga 120 meter.

Aneh Tapi Nyata, Kolam Renang Ini Mendadak Naik 1,2 Meter, Warga Pun Geger
Kolam terangkat cukup tinggi dari permukaan (Beritajatim.com)
Diungkapkannya bahwa kejadian tersebut membuat dirinya sedikit takut lantaran dibuat dengan kedalaman 2 meter.

“Semula kami berdua takut, sebab kolam renang naik ke permukaan. Padahal kolam renang ini sendiri dibuat dengan cara digali sedalam 2 meter dan dicor serta dikeramik,” jelas Ubaidillah.

Atas kejadian tersebut, ia pun sudah melaporkannya ke pihak yang terkait karena dikhawatirkan daerah tersebut menjadi rawan. Meski demikian Ubaidillah mengaku belum ada respon atas laporannya tersebut.

Baca Juga:







loading...

close ini