Ini Bakso Astaghfirullah, Beratnya 2 KG, Belum Ada Yang Sanggup Habiskan




Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika melihat bakso berukuran sebesar bola sepak? Mungkin sebagian dari Anda akan mengucapkan Astagfirullah ketika melihat bakso tersebut di kedai 'Bakso Astagfirullah Aladzim' di Jalan Sukawarna, Kota Bandung.

Ini Bakso Astaghfirullah, Beratnya 2 KG, Belum Ada Yang Sanggup Habiskan
Bakso Astaghfirullah


Bakso di kedai itu mempunyai berat lebih dari dua kilogram. Isinya berupa daging iga sapi dengan cita rasa yang gurih. Untuk menyajikannya, bakso itu bahkan harus disimpan terpisah pada piring lain. Sementara untuk mie dan kuahnya disajikan di sebuah mangkuk.

Jangan sok jago dengan berniat menghabiskan bakso ini seorang diri. Sebab, sejak peluncuran awal pada 14 bulan lalu, belum ada seorang pun yang sanggup menghabiskan bakso ini seorang diri.

Belakangan ini, Bakso Astaghfirullah marak menjadi perbincangan di sosial media. Alhasil, banyak orang yang penasaran yang sengaja datang ke lokasi untuk mencicipi kelezatan bakso tersebut.

"Kalau jualan bakso, saya sebenarnya jualan dari 1985. Tapi kalau untuk bakso yang besar ini baru dijual 14 bulan," ujar Sumarni, 72, pemilik kedai Bakso Astagfirullah Aladzim.

Ini Bakso Astaghfirullah, Beratnya 2 KG, Belum Ada Yang Sanggup Habiskan
Bakso Astaghfirullah

Ide pembuatan bakso itu diakuinya datang karena adanya permintaan pembeli. Pelanggannya banyak yang meminta agar Sumarni menyediakan bakso berukuran super jumbo.

Demi benar-benar memuaskan permintaan konsumen, bakso super jumbo itu dibuat tidak asal-asalan. Untuk daging misalnya, dia memilih daging sapi hanya bagian iga. Bumbunya pun hasil racikan sendiri yang menjadi ciri khasnya. Sehingga, bakso dengan ukuran dan rasa yang sama tidak akan pernah ditemui di tempat lain.

"Semua dibuat menggunakan tangan dan bahannya terpilih tanpa bahan pengawet. Pada awalnya susah buatnya dan lama sekarang bisa agak cepat karena sudah terbiasa," tutur dia.

Ia pun berani menjamin jika bakso miliknya berbeda dibandingkan bakso sejenis yang ada di pasaran. Sebab, waktu yang diperlukan untuk membuat bakso jumbo ini cukup menyita waktu.

"Untuk masalah rasa, bakso kita berani diadu dengan bakso lain," tantang perempuan asal Klaten tersebut.

Agar bisa merasakan sensasi bakso tersebut, termasuk mi, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp. 150.000. Anda akan dipuaskan dengan bakso yang isi dagingnya lebih dari 1 kilogram.

Sumarni menuturkan, dirinya tidak membuka cabang di tempat lain. Sehingga jika ingin merasakan bakso buatannya, konsumen harus datang langsung ke kedainya di Jalan Sukawarna, Kota Bandung.

Selain menjual bakso berukuran super jumbo, dia juga menjual bakso berukuran normal dengan ukuran sebesar kepalan tangan orang dewasa. Cara penyajiannya pun sama, bakso disajikan terpisah dengan mie.

Yang menjadi ciri khas dari bakso di tempatnya adalah adanya sambal bubuk dan sambal biasa yang diracik sendiri. Sambal itu bahkan cukup memanjakan lidah penggemar selera pedas.

"Malah ada yang sengaja ke sini cuma buat beli sambal bubuk buatan saya. Itu sambalnya saya racik sendiri dari cabai segar dan diolah sampai menjadi sambal bubuk," pungkas Sumarni.