Astuti Begitu Dikenal Oleh Para Petugas Haji Karena Menjadi Penolong Saat Di Mina, Ternyata Ini Sosoknya




Tak banyak yang tahu jika nama Astuti begitu dikenal di tanah suci, terutama oleh para petugas haji Indonesia. Lewat sosoknya, sejumlah besar jamaah haji Indonesia bisa terselamatkan dalam insiden melempar jumroh di Mina.

Astuti Begitu Dikenal Oleh Para Petugas Haji Karena Menjadi Penolong Saat Di Mina, Ternyata Ini Sosoknya

Namun tahukah sosok sebenarnya dari Astuti?

Dilansir dari Okezone, Minggu (4/9/2016) bahwa Astuti bukanlah sosok perempuan seperti yang kita kira, melainkan merupakan singkatan dari Astrea Tujuh Tiga.

Memang, motor butut ini sudah menjadi penyelamat ketika mengurai jalanan yang penuh dengan manusia di tahun-tahun lalu. Hanya saja kini keberadaannya semakin terpuruk lantaran jumlahnya yang tinggal beberapa saja. Tak hanya karena udzur dan disita oleh pihak Arab Saudi, namun juga banyak dicuri oleh tangan-tangan jahil.

Astuti Begitu Dikenal Oleh Para Petugas Haji Karena Menjadi Penolong Saat Di Mina, Ternyata Ini Sosoknya
Astuti atau Astrea Tujuh Tiga di Gudang Kantor Urusan Haji Makkah (Saifulloh/Okezone.com)
“Dulu jumlahnya banyak, sekitar 20 sampai 25 motor, tapi karena hilang atau dicuri tinggal segini,” ucap Nurhaji F Mukri selaku salah seorang driver PPIH Saudi.

Bahkan menurutnya, keberadaan Astuti sudah ia kenal dan dioperasikan semenjak dirinya pertama kali menjadi seorang petugas haji di tahun 2004.

“Astuti sudah dipakai sejak pertama kali saya menjadi petugas haji pada 2004 sampai sekarang,” tambahnya.

Meski kini yang tersisa hanya berjumlah 8 buah dan tergeletak begitu saja di gudang kantor Daker Makkah, namun Astuti atau Astrea Tujuh Tiga tersebut akan dikeluarkan lagi pada saat puncak ibadah haji di Armina.

Astuti yang sejatinya merupakan motor butut Supercub 90 itu kembali diperbaiki untuk menjaga performanya saat melaksanakan tugasnya nanti. Selain itu bodinya pun dibersihkan agar terlihat lebih baik lagi.

“Empat lagi rencananya akan didatangkan dari Kantor Urusan Haji Indonesia di Jeddah,” tutur Muskijan selaku teknisi perbaikan kendaraan Kemenag.

Kini para petugas pun berharap agar proses ibadah haji di Mina dapat berlangsung dengan lancar dan tidak menimbulkan korban seperti tahun-tahun yang lalu.

Baca Juga: