Pemuda Yang Divonis Hidup 7 Bulan Lagi Karena Kanker Ini Anggap Penyakitnya Sebagai Karunia (Video)




Pemuda Yang Divonis Hidup 7 Bulan Lagi Karena Kanker Ini Anggap Penyakitnya Sebagai Karunia (Video)

Pemuda Yang Divonis Hidup 7 Bulan Lagi Karena Kanker Ini Anggap Penyakitnya Sebagai Karunia (Video)

Sebuah video yang beredar di media sosial baru-baru ini telah menyentuh hati jutaan muslim maupun non muslim yang melihatnya. Pasalnya dalam video tersebut nampak seorang pemuda kaya raya yang diwawancarai oleh sahabatnya untuk berbagi kisah hidupnya yang mengharukan.

Pemuda kaya raya bernama Ali Banat tersebut telah mengidap kanker yang menjalar di seluruh tubuhnya. Hal itu pun menjadikan kehidupannya yang serba keduniaan berubah drastis.

Ketika ditanya tentang penyakit kanker yang telah diidapnya selama 4 bulan terakhir, warga muslim kelahiran Sydney Australia ini justru mengatakan bahwa penyakitnya itu adalah sebuah karunia. Sebuah karunia yang membuat ia memiliki kesempatan untuk bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Ketika ditanya apa yang dirasakannya stelah mengidap penyakit kanker, Ali mengatakan bahwa ia kini bisa menyadari dan mensyukuri berbagai hal, bahkan yang tak terlihat sekalipun seperti udara yang ia hirup.

Ali Banat yang sukses dan kaya raya karena usaha yang ia rintis tersebut mengidap kanker stadium 4 dan divonis oleh dokter hanya bisa bertahan hidup selama 7 bulan.

Atas kenyataan itu, ia kini menjual dan memberikan semua kekayaan yang ia miliki. Sahabatnya yang mewawancarai kemudian masuk ke dalam kamar dan melihat apa saja yang Ali miliki. Dan ternyata memang kehidupan Ali sangatlah glamor dan mewah. Terbukti sandal jepit yang ia miliki berharga 9 jutaan, sedangkan sepatunya berharga 17 juta.

Saat berada di parkiran dan melihat mobil Ferrari yang dimilikinya, Ali sudah tidak menginginkannya lagi. Baginya kendaraan tersebut seperti layaknya sebuah sandal bagi orang Afrika yang dilanda kemiskinan.

Kini ia membuat badan amal “Muslims Around The World Projects” dimana harta kekayaannya akan ia sumbangkan untuk para warga miskin Afrika.

Kesadaran untuk membagikan semua hartanya tersebut semakin begitu jelas ketika ia mendatangi sebuah kuburan sahabatnya yang lain dan juga terkena kanker. Ia menyadari bahwa tak ada harta yang akan ia bawa selain amal shaleh dan tak ada keluarga yang menemani selain amal shaleh.

Di akhir wawancara, ketika ditanya apakah ia ingin bertemu Allah, ia pun menyatakan keinginannya bertemu Allah dalam keadaan yang sebaik-baiknya.

Simak video yang mengharukan tersebut


Lihat Juga: