Jamaah Haji Indonesia Getarkan Masjidil Haram Dengan Dzikir Dan Shalawat




Sejak tanggal 17 Agustus lalu para jamaah haji Indonesia sudah berdatangan ke Mekkah dan hampir mendominasi saat berada di Masjidil Haram. Hal ini terlihat dengan banyaknya jamaah haji yang mengenakan seragam dan syal khusus berwarna yang cerah, sebagaimana dilansir dari Kemenag, Jumat (26/8/2016).

Namun tak hanya itu saja, ciri lain dari jamaah haji Indonesia adalah senantiasa melakukan dzikir dan shalawat di tanah suci tersebut. Memang sudah menjadi kebiasaan umat islam di Indonesia untuk melafadzkan dzikir dan shalawat dengan suara yang cukup lantang, terutama saat menjalankan ibadah sa’i.

Jamaah Haji Indonesia Getarkan Masjidil Haram Dengan Dzikir Dan Shalawat

Karena hal ini, Tim Media Center Haji pun begitu takjub lantaran para jamaah haji Indonesia melakukan dzikir dengan kompak. Bahkan dzikir dan lantunan shalawat jamaah haji Indonesia seakan-akan menggetarkan Masjidil Haram dan daerah di sekitarnya.

Lantunan tersebut juga tak pernah berhenti sesaat pun, terutama ketika kendak melakukan pendakian ke bukti shafa dan Marwah sembari melakukan gerakan mengangkat tangan.

Berikut ucapan dzikir yang menggetarkan tersebut.

“Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, lahuk mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadiir. Laa ilaaha illallahu wahdah, anjaza wa’dahu manashara ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdah.”

Diketahui bahwa hingga hari Kamis, 25 Agustus 2016 hampir lebih dari sepertiga jamaah haji sudah berada di tanah suci atau sekitar 59.248 orang jamaah haji. Dari jumlah tersebut, 48.557 orang merupakan jamaah haji gelombang pertama. Sementara sisanya merupakan jamaah haji gelombang kedua yang baru datang melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Baca Juga:







loading...