Bagikan Selebaran Pengampunan Yesus, Petugas Euro Relief Terendus Ingin Murtadkan Pengungsi Suriah




Bagikan Selebaran Pengampunan Yesus, Petugas Euro Relief Terendus Ingin Murtadkan Pengungsi Suriah
Pengungsi Suriah di Yunani (Reuters)
Bagikan Selebaran Pengampunan Yesus, Petugas Euro Relief Terendus Ingin Murtadkan Pengungsi Suriah

Kesulitan yang dihadapi warga Suriah tak hanya menerpa fisik dan harta mereka, namun juga keimanan akan agama islam. Pasalnya sejumlah petugas bantuan dari organisasi Kristen yakni Euro Relief terendus hendak memurtadkan pengungsi muslim Suriah yang berada di kota Lesbos, Yunani.

Dilansir dari The Guardian, pengungkapan tersebut terbukti dengan adanya selebaran kertas aplikasi berbahasa arab yang isinya menyatakan pengakuan dosa kepada Yesus agar bebas dari dosa.

“Saya tahu saya seorang pendosa, saya meminta Yesus untuk mengampuni dosa-dosa saya dan menganugerahkan saya hidup yang kekal. Keinginan saya adalah mencintai dan mematuhi firman-Nya,” demikian kutipan dari selebaran tersebut.

Tentu saja booklet itu membuat sejumlah pengungsi Suriah geram dan menganggap yang dilakukan oleh para petugas tersebut tidak pantas.

“Ini masalah besar karena banyak warga muslim dan mereka tidak ingin mengubah agama mereka,” ucap pengungsi asal Damaskus, Mohamed.

Selain itu terungkap bahwa upaya pemurtadan tersebut sudah dilakukan sejak bulan Ramadhan.

“Mereka mencoba melakukan ini selama bulan Ramadhan, bulan yang paling suci bagi islam,” tambahnya.

Karenanya Mohamed mempertanyakan kepada umat Kristen tentang perasaan seorang Kristen apabila diberi Al Qur’an, sebagai bentuk atas tindakan para petugas tersebut terhadap umat islam.

“Kami menyukai semua agama, tetapi jika Anda beragama Kristen dan saya memberikan Anda Al Qur’an, bagaimana perasaan Anda?” pungkasnya.

Baca Juga:


Semoga Allah memberikan pertolongan kepada pengungsi Suriah dalam mempertahankan akidah dan kehidupannya. Aamiin





loading...