Pertanyakan Transparansi Dana BOS, Tiga Guru Honorer Ini Dipecat Kepala Sekolah




Pertanyakan Transparansi Dana BOS, Tiga Guru Honorer Ini Dipecat Kepala Sekolah

Pertanyakan Transparansi Dana BOS, Tiga Guru Honorer Ini Dipecat Kepala Sekolah

Kasus yang menimpa para guru teladan dan jujur terkadang bernasib buruk. Jika sebelumnya terjadi pengaduan terhadap guru oleh orang tua karena anaknya dicubit hingga memar, maka kali ini hal yang berbeda menimpa tiga orang guru honorer yang mengajar di sebuah Sekolah Dasar.

Tiga orang guru di SDN 2 Negara Batin, Jabung Lampung Timur tersebut terancam dipecat oleh kepala sekolahnya sendiri lantaran menanyakan transparansi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sontak guru honorer yang bernama Revi Heriyanto, Erni Septikawati dan Sri Karnain diberhentikan sepihak.

Ketiganya merasakan adanya kejanggalan dalam penyaluran dana dari pemerintah tersebut dan menilai pihak sekolah tidak membeberkan dengan transparan hal itu kepada Komite Sekolah.

Dalam salah satu akun Instagram, diketahui bahwa ketiganya sudah dinonaktifkan dari sekolah tersebut sejak hari Rabu (13/07/2016) dan hingga saat ini belum ada dinas terkait yang memberi perhatian kepada ketiganya.

Bahkan kabarnya kepala sekolah SD tersebut berencana akan mencari guru honorer lain untuk mengganti ketiganya.

Dalam akun media sosial itu disebutkan bahwa pihak sekolah menonaktifkan ketiganya dikarenakan tidak membuat surat pernyataan dan SK pengangkatan guru hanya berlaku 1 tahun saja. Akan tetapi hal tersebut dianggap mengada-ngada dan bahkan terlihat arogan.

Pemberitaan itu pun membuat netizen geram karena guru honorer tidak diperhatikan layaknya seorang guru dibandingkan dengan guru PNS.

Akun yuvinta.ayu10 menulis, “Begitulah nasib guru honorer, kerja sama peluhnya seperti pns tapi tidak pernah diperhatikan dan di anak tirikan.”

Sementara akun Mandailing meminta Menteri Pendidikan untuk menindak kasus tersebut.

"Dengan sangat hormat, Kepada Bapak Menteri Pendidikan @aniesbaswedan tolong untuk segera ditindak. Karena memang sudah banyak kasus serupa yang terjadi di dunia pendidikan kita. Jika karena tidak adanya transparansi dalam penggunaan dana BOS maka akan banyak kesempatan para pimpinan sekolah yang menelan dana tersebut. Terimakasih.”
Baca Juga: Difitnah Smackdown Muridnya, Pak Guru Samhudi Banjir Dukungan
Semoga ketiga guru tersebut bisa mendapatkan hak mereka kembali untuk mengajar anak-anak. Aamiin




loading...