Dari 2000 Pelamar Kerja, Hanya 1 yang Diterima




Suatu ketika, ada sebuah perusahaan besar yang melakukan rekruitmen untuk sebuah posisi bergengsi. Perusahaan tersebut cukup dikenal di Indonesia dan saya rahasiakan demi menjaga privasi.

Pelamar kerja untuk posisi tersebut bisa dibilang cukup besar, sekitar 2000-an orang. Namun yang dibutuhkan perusahaan ini hanya 1 orang saja.

Dalam proses rekruitmen, perusahaan tersebut mengadakan sebuah tes tertulis. Tes tertulisnya, adalah untuk menjawab sebuah kasus yang bisa dikatakan agak rumit. Berikut kasus dalam tes tulis tersebut.

Anda sedang mengendarai sepeda motor ditengah malam dalam keadaan hujan lebat, ditengah jalan Anda melihat 3 orang berada di bawah pohon sedang menunggu kedatangan angkot:

1- Seorang nenek tua yang sangat lapar.
2- Seorang dokter yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.
3- Seseorang spesial yang selama ini menjadi idaman hati Anda.

Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk Anda bonceng, siapakah yang akan Anda ajak? Dan jelaskan mengapa Anda melakukan itu!

Jika Anda ikut dalam proses rekruitmen tersebut, kira-kira apa jawaban yang akan Anda tulis?

Mohon jangan scroll kebawah sebelum Anda memberikan jawaban Anda.




Dari 2000 Pelamar Kerja, Hanya 1 yang Diterima
Ilustrasi




Ayolah, jawablah dulu, baru kita lihat jawaban yang dianggap layak bagi perusahaan tersebut.



Dari 2000 pelamar kerja dan 2000 jawaban, hanya 1 jawaban yang bisa diterima. Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat:

"Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta padanya untuk memboncengkan nenek tua tersebut agar segera ditolong. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal disana dengan sang idaman hati sambil menunggu angkot."

Dan jawaban tersebut langsung mendapat kualifikasi smart & brilliant employee. Akhirnya ia diterima bekerja di perusahaan itu mengalahkan 1999 pelamar lainnya.

Lepas dari nilai non-syari terkait khalwat-nya. Bagi penulis pribadi, hikmah yang bisa dipetik dari jawaban diatas adalah kita dapat melakukan sebuah efisiensi pekerjaan yang menyenangkan. Syaratnya hanyalah kita mau berkorban lebih untuk mendapatkan sesuatu yang insya Allah lebih besar.




loading...