Bocah Penderita Hidrosefalus Ini Selalu Tersenyum Ketika Mendengar Adzan




Bocah Penderita Hidrosefalus Ini Selalu Tersenyum Ketika Mendengar Adzan
Ririn Ariyani dan ibunya
Bocah Penderita Hidrosefalus Ini Selalu Tersenyum Ketika Mendengar Adzan

Sungguh malang nasib Ririn Ariyani, bocah 6 tahun yang menderita hidrosefalus semenjak berusia 2,5 bulan.

Anak yang lahir dari kandungan ibu bernama Elih ini pada awalnya dinyatakan menderita hidrosefalus ketika ukuran kepalanya sebesar batok kelapa. Kian hari kepala Ririn pun semakin membesar, meski sebelumnya sempat mengecil setelah dioperasi.

“Kemarin terakhir diukur ayahnya, lingkar kepalanya sekitar 84 sentimeter,” ucap Elih.

Warga Jalan Jenderal Sudirman Gang Aman 5 RT 4/9 Kelurahan Kebonjeruk, Kecamatan Andir Kota Bandung ini mengatakan bahwa anaknya tak pernah sedikit pun beranjak dari tempat tidurnya. Jika pun menginginkan sesuatu, ia hanya bisa menangis dikarenakan Ririn hingga saat ini masih belum bisa mengatakan sepatah kata pun.

Namun meski mengalami penyakit langka yang membuat kepalanya membesar dan membuat siapapun sedih melihatnya, Ririn senantiasa tersenyum ketika mendengar adzan.

“Ia hanya bisa membuka mulut saja kalau berkomunikasi. Tapi kalau diajak bicara suka tersenyum sendiri. Tersenyum juga kalau mendengar suara adzan,” pungkas Elih.

Baca Juga:


Semoga Allah menolong bocah penderita hidrosefalus tersebut berupa kesembuhan dari penyakitnya. Aamiin





close ini