Ngeri! Begini Siksa Neraka Untuk Orang Yang Tidak Berpuasa Tanpa Uzur Syar'i

Ngeri! Begini Siksa Neraka Untuk Orang Yang Tidak Berpuasa Tanpa Uzur Syar'i

author photo
Puasa Ramadhan hukumnya wajib dikerjakan bagi seluruh kaum muslimin yang telah baligh, berakal, sehat, tidak sedang haidh dan nifas, tidak dalam keadaan safar dan lemah. Namun faktanya, banyak orang-orang yang meninggalkan puasa Ramadhan tanpa udzur syar'i (yang tidak bisa dibenarkan sesuai syariat). Padahal, azab dahsyat sudah menanti mereka di akhirat kelak.

Ngeri! Begini Siksa Neraka Untuk Orang Yang Tidak Berpuasa Tanpa Uzur Syar'i
Ilustrasi Siksa Neraka


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditunjukkan oleh Allah melalui malaikatNya, bagaimana siksa neraka untuk orang-orang yang tidak berpuasa.

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Rasulullah bersabda tentang keadaan penghuni neraka yang diperlihatkan kepada beliau:

فإذا أنا بقوم معلقين بعراقيبهم مشققة أشداقهم تسيل أشداقهم دما قال قلت : من هؤلاء ؟ قال : هؤلاء الذين يفطرون قبل تحلة صومهم

”Aku melihat orang-orang yang tergantung di tumit-tumit mereka, tulang rahang mereka pecah dan meneteskan darah. Aku bertanya, ‘Siapa mereka?’ Dia menjawab, ‘Orang-orang yang berbuka sebelum halal bagi mereka untuk berbuka’” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Tidak berpuasa di siang hari ramadhan tanpa alasan yang bisa dibenarkan, jelas itu perbuatan maksiat. Bahkan termasuk salah satu dosa besar. Dalam hadits lain riwayat Ibnu Hibban, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah diperlihatkan siksaan untuk orang yang sengaja meninggalkan puasa tanpa alasan syar'i.

“Dia digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan darah.” (HR. Ibnu Hibban)

Demikianlah ancaman dan siksa mengerikan untuk orang yang tidak berpuasa. Sedangkan kaum muslimin yang berpuasa atas dasar iman pada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ikhlas semata mengharap pahala dariNya, Maka akan memperoleh ampunan atas dosa-dosa hamba tersebut yang telah lalu.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan atas landasan iman dan mengharap pahala dari sisi Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR.  Bukhari dan Muslim)

Baca Juga:




Selain itu, bagi umat Islam yang menunaikan puasa, Allah menyediakan kegembiraan ketika kelak hamba tersebut berjumpa denganNya. Allah juga menyediakan satu pintu khusus di surga bernama Ar Rayyan bagi hamba-hambaNya yang termasuk golongan ahli puasa. Wallahu A'lam.
Next article Next Post
Previous article Previous Post