Ternyata Membaca Al Qur’an Dapat Mencegah Bau Mulut Selama Puasa




Ternyata Membaca Al Qur’an Dapat Mencegah Bau Mulut Selama Puasa

Ternyata Membaca Al Qur’an Dapat Mencegah Bau Mulut Selama Puasa

Berpuasa di bulan Ramadhan senantiasa identik dengan bau mulut. Memang masalah ini cukup lama menjadi hal yang banyak dibicarakan dikarenakan aroma yang tak sedap tersebut dapat merusak suasana saat berkumpul dan bercengkerama. Sehingga ketika puasa, orang-orang lebih memilih untuk tidak banyak mengobrol.

Jika dilihat dari sisi positifnya, memang hal tersebut akan berdampak mengurangi menggunjing, berdusta ataupun berkata-kata kasar.

Bau mulut saat puasa sebenarnya merupakan hal yang wajar jika dilihat dari segi medis. Kondisi yang dinamakan halitosis ini menurut drg. Nur Rochmatul Hidayah adalah dikarenakan manusia tidak melakukan aktivitas mengunyah serta minum dalam kurun waktu 13 hingga 14 jam.

Akibatnya, rongga mulut menjadi kering seiring berkurangnya produksi air liur. Karena hal itulah bakteri anaerob yang hidup dalam rongga mulut kemudian menghasilkan semacam zat sulfur (belerang) yang cukup banyak. Sehingga alhasil mulut orang yang berpuasa akan terasa bau.

Kondisi mulut yang kering tersebut akan semakin parah dengan munculnya berbagai masalah mulut seperti karang gigi dan gigi berlubang. Lantas bagaimana agar bau mulut tidak mengurangi aktivitas selama berpuasa?

1. Menyikat Gigi Dengan Benar

Ketika bulan Ramadhan, sikatlah gigi sebanyak dua kali yakni sebelum tidur dan setelah sahur. Jangan berpikir bahwa karena tidak melakukan aktivitas makan, lantas enggan untuk menggosok gigi.

2. Berkumur Ketika Wudhu

Berkumur ketika wudhu merupakan sunah yang dilakukan sebelum melaksanakan shalat. Hal ini juga akan membantu mengurangi masalah bau mulut yang menghinggap. Akan tetapi jangan sampai berlebihan sehingga dikhawatirkan akan tertelan dan membatalkan puasa.

3. Minum Air Putih Saat Sahur Dan Buka

Agar bau mulut selama berpuasa tidak terus menghantui, perbanyaklah meminum air putih ketika berbuka maupun sahur. Air putih menjadi komponen utama air liur untuk menyimpan mineral yang diperlukan oleh gigi dan membersihkan gigi dari sisa makanan.

4. Mengkonsumsi Makanan Berserat

Ketika berbuka maupun sahur, pilihlah makanan yang berserat dan hindari berbagai gorengan atau makanan yang super manis. Sebaiknya pilih buah atau sayuran untuk menjaga agar tidak bau mulut dan tentunya menjaga kesehatan selama berpuasa.

5. Membaca Al Qur’an

Selain hal yang bersifat medis, ternyata bau mulut juga bisa dicegah dengan memperbanyak membaca Al Qur’an. Hal ini karena bacaan Al Qur’an dapat berperan sebagai pengganti dari proses pengunyahan dimana mampu mengaktifkan otot lidah, bibir dan pipi sehingga akan meningkatkan produksi air liur.

Baca Juga:


Oleh karena itu selain menjaga kesehatan mulut dengan berbagai cara medis dan mengkonsumsi makanan yang sehat, perbanyaklah membaca Al Qur’an. Sehingga selain terbebas dari bau mulut, kita pun akan mendapatkan pahala yang berlipat.

Wallahu A’lam