Aksi Kakek Bertongkat Yang Bubarkan Balapan Liar Ini Patut Diacungi Jempol




Aksi Kakek Bertongkat Yang Bubarkan Balapan Liar Ini Patut Diacungi Jempol
Kakek Sumarjono (Foto: Detikcom)
Aksi Kakek Bertongkat Yang Bubarkan Balapan Liar Ini Patut Diacungi Jempol

Kenakalan remaja saat ini memang cukup meresahkan. Terlebih lagi jika hal tersebut menyangkut ketertiban dan kenyamanan umum. Tak heran jika bermunculan orang-orang yang berani menghalau mereka meski hanya sendirian.

Seperti yang dilakukan oleh kakek yang membubarkan balapan liar di Jalan Suratmo, Semarang Barat. Dengan bersenjatakan tongkat, ia sendirian menghadang agar para remaja yang nakal tersebut tidak mengganggu ketertiban umum.

Sontak sejumlah netizen pun banyak yang mengunggah foto keberanian kakek yang diketahui bernama Sumarjono tersebut. Bahkan Wali Kota Semarang pun ikut mengunggah foto sang kakek di akun instagramnya @hendrarprihadi seraya menulis, “Mari beri apresiasi kepada kakek Sumarjono!”

Kakek Sumarjono ini memang cukup dikenal oleh kalangan pembalap liar di Jalan Suratmo. Dilansir dari Detik, Rabu (22/06/2016) kakek ini pun dengan beraninya berdiri dengan tongkatnya guna menghadang kawanan pembalap liar yang sebagian besar adalah para remaja.

Salah seorang pembalap liar yang berusia 17 tahun menuturkan bahwa Sumarjono memang sering mencegat balapan sehingga sempat dikeroyok oleh orang-orang pada malam hari yang besar kemungkinan adalah para pembalap liar.

Aksi Kakek Bertongkat Yang Bubarkan Balapan Liar Ini Patut Diacungi Jempol
Foto: Detikcom
Sore itu pun kakek Sumarjono berusaha membubarkan pembalap liar tersebut. Namun ia tidak sendirian karena anggota Polsek Semarang Barat pun ikut membantu pembubaran tersebut. Tak ayal, puluhan anak muda pun ditangkap karena kedapatan memacu motornya ketika melakukan pembubaran.

Menurut Kapolsek Semarang Barat, Kompol Cahyo Widyatmoko, jalan Suratmo memang menjadi jalan yang disukai oleh para pembalap karena lurus dan halus, meskipun banyak pengendara lain yang menggunakan jalan tersebut.

“Memang sering digunakan trek-trekan (balap liar). Kita beberapa hari lalu sudah mengagendakan razia, tapi ternyata hujan,” ucap Cahyo.
Baca Juga: Begal Merajalela, Tanda Akhir Zaman?
Semoga semakin banyak sosok seperti kakek Sumarjono yang berani diatas kebenaran meskipun sendirian dan tidak gentar meski harus mendapatkan perlakuan buruk dari lawannya agar ketertiban bermasyarakat dapat terjaga dengan baik.