PARAH! Jadi Saksi Kasus Yuyun, Teguh Diancam Mau Dibunuh Juga Oleh Keluarga Tersangka




Aksi dukungan dan simpati dari publik semakin hari semakin bertambah untuk keluarga Yuyun. Baru-baru ini berita terbaru kasus Yuyun datang dari Teguh Putrajaya, seorang guru yang merangkap menjadi staf tata usaha di sekolah tempat Yuyun belajar.

PARAH! Jadi Saksi Kasus Yuyun, Teguh Diancam Mau Dibunuh Juga Oleh Keluarga Tersangka


Pasalnya, Teguh dituduh sebagai pelapor atas kejadian kasus Yuyun. Keluarga para tersangka juga menganggap kesediaan Teguh menjadi saksi kasus Yuyun akan memberatkan hukuman untuk anak-anak mereka.

Dengan adanya ancaman dari keluarga tersangka, Teguh dan seluruh keluarganya meminta perlindungan dari pihak kepolisian. Ia juga selalu membekali diri dengan senjata tajam ketika hendak ke sekolah ataupun ke tempat lain.

"Saya dan keluarga merasa terancam keselamatannya. Terus terang saja kami sangat ketakutan. Kami baru mendengar ancaman itu karena ada warga yang memberitahu," kata Teguh.

Ia menyatakan siap untuk mengungkapkan kebenaran atas kasus Yuyun, Walaupun harus menempuh resiko dengan bertaruh nyawa.

"Jika nyawa saya harus dikorbankan untuk mengungkap kebenaran kasus ini, saya siap dan tidak akan menyesal," ucap Teguh.

Teguh menggambarkan Yuyun sebagai sosok yang periang, sederhana dan senang berteman. Yuyun merupakan saudara kembar dari Yayan yang juga bersekolah di tempat yang sama.

"Yuyun itu murid yang cerdas, sejak kelas VII dia selalu mendapat ranking 1. Sayangnya, satu semester terakhir dia justru mendapat ranking 3, tetapi prestasi belajarnya tidak menurun," ungkap Teguh saat dihubungi lewat telepon di Padang Ulak Tanding, Selasa (3/5/2016).

Baca Juga:




Yuyun juga dikenal sebagai siswi yang pintar mengaji. Ia sering melantunkan ayat-ayat suci Al Qur'an ketika ada warga yang meninggal dunia di Desa Kasie Kasubun, tempat ia tinggal. Kepribadiannya itu membuat Yuyun disegani teman sekolah dan disayangi warga di desanya.