Meski Bermaharkan Surat Al Fath, Rumah Tangga Muslimah Ini Mendapatkan Banyak Berkah




Meski Bermaharkan Surat Al Fath, Rumah Tangga Muslimah Ini Mendapatkan Banyak Berkah

Meski Bermaharkan Surat Al Fath, Rumah Tangga Muslimah Ini Mendapatkan Banyak Berkah

Apa yang terjadi pada wanita muslimah ini sudah sepatutnya menjadi contoh bagi para muslimah lainnya yang belum menikah dan seringkali mempermasalahkan tentang mahar.

Elfira Syuhada yang berumur 25 tahun dipersunting oleh seorang pemuda bernama Bahrul Walidin (29 tahun) yang baru pulang dari Yaman dengan mahar berupa hafalan Al Qur’an surat Al Fath. Mahar ini memang sengaja dipilih oleh Elfira karena sang calon suami merupakan seorang hafidz Qur’an.

Dilansir dari Serambinews, pernikahan tersebut dilakukan secara mendadak. Bahkan ia dilamar secara dadakan setelah Bahrul pulang dari Yaman. Dengan berbekal restu orang tua, keduanya pun melangsungkan akad nikah di Masjid Al Makmur Lampriek, Banda Aceh pada tanggal 18 Oktober 2015.

Meski bermaharkan surat Al Fath, namun keberkahan mulai dirasakan oleh pasangan tersebut selama resepsi dan setelah pernikahan.

“Saya dinikahi dengan mahar Surat Al Fath, subhanallah setelah itu kami tidak menyangka justru mendapat rezeki lain untuk pernikahan kami”, tutur Elfira yang merupakan alumnus Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Ar Raniry.

Elfira mengaku bahwa ia ingin menjadi sebaik-baik muslimah seperti yang disabdakan Rasulullah dimana mau meringankan mahar kepada calon suami. Meskipun begitu, calon suaminya pun sebenarnya ingin memberikan mahar yang tinggi sebagai bentuk nyata sebaik-baik laki-laki yang Rasulullah sabdakan juga.

Karena sikap Elfira itulah Allah memberikan keberkahan kepada keduanya setelah pernikahan.

Lebih dari 400 orang yang menghadiri akad nikah antara Elfira dengan Bahrul merasakan keharuan ketika Bahrul membacakan ayat demi satu surat Al Fath dengan lagam bacaan Syaikh Maher Al Muaiqly.

Bahrul memang merupakan alumnus Universitas Andalus, Yaman namun masih asli warga Pidie. Mereka pun tak pernah bertemu selama melakukan taaruf dan baru bisa bertemu serta bersalaman ketika akad nikah tersebut.

Alasan mengapa Elfira memilih surat Al Fath sebagai mahar adalah karena surat tersebut memiliki arti ‘kemenangan’ dan Rasulullah begitu bergembira dengan turunnya ayat dalam surat tersebut. Hal ini tertuang dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Tirmidzi dan Nasai.

“Sesungguhnya telah diturunkan kepadaku satu surat, yang surat itu benar-benar lebih aku cintai dari seluruh apa yang disinari oleh matahari.”

Baca Juga:


Benarlah sabda Rasulullah bahwa pernikahan yang dimudahkan akan mendapatkan keberkahan dari Allah. Kisah Elfira dan Bahrul pun menjadi bukti nyata tentang keberkahan tersebut.

Wallahu A’lam




loading...