MASYA ALLAH, Begini Pahala Bagi Orang Yang Dicaci Dan Dihina Dalam Menegakkan Islam




MASYA ALLAH, Begini Pahala Bagi Orang Yang Dicaci Dan Dihina Dalam Menegakkan Islam

MASYA ALLAH, Begini Pahala Bagi Orang Yang Dicaci Dan Dihina Dalam Menegakkan Islam

Meski berada dalam kebenaran, tak sedikit orang yang meremehkan, mencaci dan menghina. Begitu juga yang dialami oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam menegakkan agama dimana hampir setiap saat beliau mendapat cacian dan hinaan dari kerabat dan masyarakat.

Ketahuilah bahwa perbuatan seperti itu dapat menyakiti hati orang lain. Selain itu Allah pun membenci sikap yang demikian, sebagaimana yang diterangkan dalam hadist Rasulullah.

“Mencaci orang islam (muslim) adalah perbuatan fasiq dan membunuhnya adalah perbuatan kufur.” (HR Muslim)

Sesungguhnya ketika kita dicaci dan dihina, secara tidak langsung, pahala kebaikan miliknya akan dilimpahkan kepada kita. Selain itu Allah pun menghapus dosa kita karena cacian tersebut. Akan tetapi hal tersebut berlaku jika kita bersabar dan tidak terpancing terhadap cacian dan hinaannya.

Sementara bagi yang melakukan penghinaan dan cacian terhadap orang yang menegakkan islam, akan disiapkan neraka berikut siksanya.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.” (QS Al Hujurat 11)

Orang yang mencaci juga akan memikul dosa dari yang dicacinya, sebagaimana firman Allah berikut.

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS Al Ahzab 58)

Baca Juga:


Karenanya janganlah kita dengan begitu mudahnya mencaci dan menghina orang lain, terutama kepada muslim lain yang berusaha menegakkan agama islam karena pahala kita pun akan beralih kepadanya.

Wallahu A’lam






close ini