Kisah Hikmah: Kontraktor dan Tukang Bangunan




Ini merupakan kisah nyata yang sarat akan hikmah antara Kontraktor dan Tukang Bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja mengikutinya. Setelah lama bekerja di perusahannya, Tukang bangunan tersebut bermaksud hendak mengajukan pensiun, karena ingin mempunyai banyak waktu untuk keluarganya.

Kisah Hikmah: Kontraktor dan Tukang Bangunan
Ilustrasi Tukang Bangunan


Mendengar pengajuan pensiun pekerjanya, Kontraktor menjawab, "Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun."

Si Tukang Bangunan segera membangunnya. Karena kejar tayang, iapun mengerjakannya dengan asal-asalan dan asal jadi. Selesai sudah bangunan terakhir yg ia buat. Ia serahkan kunci rumah baru itu kepada sang Kontraktor.

Sang Kontraktor pun tersenyum dan berkata, "Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku."

Terkejutlah si Tukang Bangunan itu, ada rasa sesal kenapa rumah yang akhirnya hendak ia tempati itu dikerjakannya secara asal-asalan.

Kisah ini dapat kita analogikan sebagai ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah "rumah" yang sedang kita bangun untuk kita tempati nantinya, setelah pensiun dari kehidupan dunia.

Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati "rumah buruk" yang kita bangun asal-asalan. Semoga Allah senantiasa mencurahkan hidayahnya pada kita semua. Aamiin.