Karena Menghina Nabi, Jasad Pria Ini Ditolak Bumi Berkali-Kali




Tidak pantas seorang manusia menghina Nabi, terutama Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang merupakan penutup para Nabi dan Rasul. Seorang Nabi tidaklah datang dan mengakui kenabiannya kecuali telah ada ciri atau mukjizat yang memperkuat pernyataannya.

Akan tetapi meski telah jelas dan terang ciri maupun mukjizat yang Allah berikan kepada seorang Nabi, tetap saja ada manusia yang enggan beriman dan mengikuti ajarannya. Salah satunya terjadi pada masa Nabi Muhammad yang diceritakan oleh Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu.

Karena Menghina Nabi, Jasad Pria Ini Ditolak Bumi Berkali-Kali

Saat itu ada seorang nasrani yang mengucapkan kalimat syahadat namun tidak langsung di hadapan Rasulullah. Ia pun masuk islam dan mengikuti berbagai aturan di dalamnya. Bahkan ia juga sempat menuliskan surat kepada Rasulullah.

Akan tetapi dalam suatu waktu, ia pun murtad dan kembali kepada agamanya dahulu. Bahkan bukan itu saja karena selain murtad, ia pun menghina Nabi Muhammad dengan tanpa ilmu.

“Muhammad itu tidak tahu apa-apa kecuali yang dituliskan untuknya.” Ucapnya

Beberapa lama setelah penghinaan tersebut, Allah mentakdirkan ia mati dalam kondisi masih murtad dan menghina Nabi. Dan kejadian aneh muncul setelah satu hari penguburannya. Warga geger karena satu hari setelah dibukur, jasad murtadin itu tergeletak di permukaan kuburannya.

Kaum Nasrani yang melihatnya kemudian berkata, “Ini pasti perbuatan Muhammad dan para sahabatnya. Mereka menggali jasad teman kita lalu membiarkannya begitu saja.”

Maka pada hari itu pula, teman-temannya pun menguburkannya kembali. Kali ini mereka menggali lubang kubur tersebut sangat dalam hingga mereka berpikir bahwa jasad tersebut tidak akan bisa lagi diangkut ke permukaan.

Apa yang terjadi? Ternyata keesokan harinya, jasad penghina Nabi tersebut tergeletak di permukaan. Warga dan teman-temannya yang kemarin mencoba menguburkannya kaget dan menyadari bahwa ini bukanlah perbuatan manusia. Setelah itu mereka pun tidak menguburkannya, melainkan membuangnya karena pasti jasad tersebut akan ditolak bumi kembali.

Dalam Ash Sharimul Maslul ‘Ala Syatimir Rasul, Ibnu Taimiyah berkata, “Lihatlah pria terlaknat ini! Ketika ia berbohong dan memfitnah Nabi, meskipun Nabi tidak mengetahuinya, Allah Azza Wa Jalla yang membalas dan membinasakannya.”

***

Sebuah peringatan bagi kita semua yang meski tidak menghina Nabi, namun tidak suka akan ajaran dan anjurannya, maka sama saja termasuk menghina kenabiannya. Banyak di media sosial sekarang ini video, film dan kartun yang menghina Nabi Muhammad. Mereka yang mengaku muslim namun tidak shalat dan bahkan melecehkannya akan sama saperti pelaku penghina Nabi tersebut.
Baca Juga: Jenazah Wanita Ini Ditolak Bumi, Ternyata Selama Hidup Ia...
Maka sudah sepantasnya kita bertobat dan kembali tersadar untuk mengikuti segala yang diperintah oleh Allah dan dianjurkan oleh Rasulullah sehingga kita pun tergolong dalam manusia yang tak hanya selamat dan dimuliakan di dunia, namun juga selamat dan mulia di akhirat.

Wallahu A’lam