5 Penyakit Ini Ternyata Bisa Disembuhkan Dengan Sholat Tahajud




Sebagai umat Islam, pernahkah kita berpikir kenapa Al Qur'an memerintahkan pada kita untuk mengerjakan shalat tahajud?

5 Penyakit Ini Ternyata Bisa Disembuhkan Dengan Sholat Tahajud


Firman Allah SWT,


وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari.” (QS. Al Insan: 26)

Setelah diadakan penelitian oleh sekelompok dokter muslim di Inggris, Ternyata shalat Tahajud tak hanya sekedar bernilai ibadah sunnah, namun juga bisa menjadi terapi penyembuhan berbagai penyakit kronis.

Memang, menurut sebagian kaum awam, shalat tahajud termasuk salah satu sholat yang paling berat untuk dikerjakan, karena harus dilaksanakan malam hari terutama di sepertiga malam terakhir, waktu yang sangat enak untuk dibuat tidur.

Apakah kita memikirkan, kenapa sholat tahajud dikerjakan malam hari, kenapa tidak siang hari saja?

Ternyata, ada banyak keajaiban dibalik shalat tahajud dan rahasia waktu sholat tahajud yang belum kita ketahui.

Insyaallah dengan mengetahui keutamaan shalat tahajud ini kita akan terasa ringan mengerjakannya.

Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW bersabda:

"Shalat tahajud bisa menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit" (HR.Tirmidzi)

Selain bisa menyembuhkan penyakit ternyata Sholat Tahajud adalah ibadah terbaik setelah sholat wajib. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

Dan dibawah ini adalah 5 Penyakit Yang Ternyata Bisa Disembuhkan Dengan Sholat Tahajud,

Rajin Sholat Tahajud Bisa Menyembuhkan Diabetes

Orang yang rajin mendirikan shalat tahajud di sepertiga malam terakhir akan terhindar dari penyakit diabetes. Penelitian para dokter muslim ini mengatakan bahwa orang yang rutin melakukan shalat tahajud akan membuat kadar kortisol dalam tubuh seseorang menjadi turun.

Seperti kita ketahui, salah satu manfaat kortisol adalah meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, dengan cara menurunkan metabolisme karbohidrat. Saat kortisol meningkat, otomatis kadar gula darah darah akan meningkat. Oelh karenanya, shalat tahajud sangat dianjurkan bagi mereka yang menderita diabetes. karena ketika rajin melaksanakan shalat tahajud, maka kadar kortisol akan menurun secara natural.

Mencegah Gagal Ginjal, Kencing Manis dan Pembengkakan Jantung

Selain menurunkan kadar gula, manfaat lainnya dari kortisol adalah untuk menghambat pengeluaran urine. Dan itu merupakan jawaban kenapa kita jarang kebelet kencing ketika tidur nyenyak di malam hari?

Ini berlaku pada semua orang kecuali pada penderita diabetes. Hal itu dikarenakan ditahan secara alamiah oleh kortisol dalam tubuh.

Dengan rajin melaksanakan sholat tahajud, maka kortisol bisa diturunkan dan akan berimbas pada efek penghambatan urin yang juga semakin rendah. Oleh karenanya, orang-orang yang mengalami kencing manis, pembengkakan jantung dan gagal ginjal sangat direkomendasikan untuk mendawamkan tahajud, karena dengan melakukannya secara rutin bisa mereduksi kortisol.

Sewaktu kortisol tereduksi, maka pembengkakan tidak akan pernah terjadi dan pembuangan urine menjadi semakin lancar.

Mencegah hipertensi dan hipotensi

Dengan melaksanakan shalat tahajud secara rutin, tubuh akan lebih mudah melepaskan beta endorsin, serotonin dan juga melatonin yang diproduksi oleh otak.

Inilah alasan kenapa seseorang bisa menjadi lebih tenang ketika merutinkan sholat tahajud.

Ketika sistem homeostasis seseorang terganggu, maka sudah bisa dipastikan ia akan mudah mengalami pusing dan sakit kepala yang bisa menimbulkan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan Hipotensi (tekanan darah rendah).

Dengan melaksanakan shalat tahajud secara rutin, maka ia akan mengalami relaksasi secara alamiah dengan kontensitas yang penuh. sehingga keseimbangan tubuh lebih terjaga dan kadar hipertensi atau hipotensi bisa diturunkan dengan natural tanpa meminum obat-obatan.

Menjadikan Seseorang Lebih Sabar dan Tidak Mudah Marah

Fungsi lain dari kortisol adalah untuk menjaga efek perasaan depresi atau marah yang berlebihan. Dengan merutinkan shalat tahajud, maka kadar kortisol dalam tubuh akan turun secara perlahan, tentunya hal ini akan membuat hati seseorang menjadi lebih tenang.

Dengan hati yang tenang dan sehat, maka sudah bisa dipastikan tubuh akan menjadi kuat dan terjaga. Oleh karenanya, seseorang yang rutin melakukan sholat tahajud, maka dia bisa lebih nerimo, legowodan emosinya menjadi stabil.

Sholat Tahajud Merupakan Kemoterapi Kanker Tanpa Efek Samping

Siapa sih yang tidak takut dengan efek samping yang ditimbulkan kemoterapi kanker?

Seperti kita ketahui bahwa Kemoterapi mengandung banyak sekali efek samping, seperti rambut rontok, kulit mengelupas, muntah, ketahanan tubuh menurun, gangguan pencernaan akut, perdarahan hebat dan lainnya.

Sementara itu, sholat tahajud merupakan kemoterapi gratis tanpa efek samping, karena hanya dengan 'iman' yang ada dalam hati seseorang, ia akan menjadi yakin dengan pertolongan Allah SWT.

Dengan hanya meminta pada Allah, maka ia tak akan bergantung pada Mahluk, Sehingga pikiran serta hati bisa menjadi lebih rileks. Keadaan seperti ini akan membuat daya tahan tubuh semakin meningkat dan perkembangan sel kanker bisa diperlambat bahkan bisa dihentikan sama sekali.

Baca Juga:




Masya Allah, Begitu dahsyatnya rahasia dibalik Shalat tahajud, sehingga tak heran jika Rasulullah SAW hampir sama sekali tak pernah meninggalkannya.

Sahabatku, masihkah kita lebih memilih untuk memeluk selimut di sepertiga malam terakhir? Semoga Allah memberikan keringanan pada kita untuk bisa istiqomah merutinkan shalat tahajud. Aamiin.