Seperti Pendahulunya, Bupati Demak Ini Meninggal Dunia Sebelum Lengser Keprabon




Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, Bupati Demak, Jawa Tengah H. M Dachirin Said telah meninggal dunia pada Sabtu (13/2/2016) siang.

Seperti Pendahulunya, Bupati Demak Ini Meninggal Dunia Sebelum Lengser Keprabon


Dachirin, sapaan akrab almarhum, menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/2/2016) sekitar pukul 13.40 WIB.

Bupati yang dikenal santun tapi tegas ini bernasib sama seperti bupati Demak sebelumnya, yaitu Tafta Zaini yang meninggal dunia saat masih menjalankan amanat kepemimpinan.

Berita kematian orang nomor satu se Kota Wali tersebut sontak menghebohkan semua masyarakat, tidak hanya warga Demak namun juga seluruh masyarakat Indonesia.

Dachirin merupakan sulung dari sembilan bersaudara yang dikenal sebagai pribadi yang baik, jujur, santun, dan religius.

Suami dari Fatkhiyyah (55) ini, sebelum menjabat Bupati Demak, dikenal sebagai guru dan dosen.

Almarhum meninggalkan tiga orang anak, Dhiyaa Ul Haq (31), Fajrul Haq (29) dan Rozinul Haq (19), Rencananya hari ini jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Pendopo Kabupaten Demak.

Selama masa kepemimpinan terakhir, Dachirin absen berminggu-minggu karena menderita sakit.

"Beliau meninggal karena alami sesak nafas. Saat ini masih dilakukan penyelesaian administrasi di Rumah Sakit Telogorejo," kata Kabag Humas Pemkab Demak, Daryanto.

Menurut Daryanto, Dachirin akan dimakamkan pada besok, Minggu (14/06/2016) di kompleks pemakaman Masjid Agung Demak.

"Beliau akan dimakamkan berdampingan dengan makam Bupati terdahulu Tafta Zani," pungkas Daryanto.





close ini