Berlindunglah Dari Hilangnya Nikmat Dan Kesehatan Lewat Doa Ini




KabarMakkah.Com - Nikmat dan kesehatan yang telah Allah anugerahkan pada diri kita sangatlah berharga, hingga tak bisa disebutkan besar nominal yang pantas dibayarkan seandainya kita harus membelinya. Namun karena keduanya diberikan secara gratis, kita sering lupa dengan betapa berharganya hal itu. Jarang sekali kita mensyukurinya, bahkan lebih sering kita mengingkarinya.

Ketika hidup dipenuhi kesulitan, terutama kesulitan yang datang dari himpitan ekonomi, langsung saja mulut kita berkeluh kesah, seakan-akan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah memberi kita nikmat. Kita tidak sadar bahwa napas yang kita gunakan untuk berkeluh kesah pun itu adalah nikmat dari-Nya.
doa agar nikmat dan kesehatan tidak hilang

Sadar tidak sadar, sebagai manusia tentunya kita menginginkan agar nikmat dan kesehatan itu selalu tercurah dalam kehidupan. Namun keinginan tersebut tidak selalu terwujud. Seringkali nikmat dan kesehatan itu pergi, berganti dengan musibah dan penyakit. Maka dari itu, manusia dianjurkan berdo’a meminta nikmat dan kesehatan agar tidak hilang dari sisi kita. Berikut ini adalah do’a yang diajarkan Rasulullah SAW:

Dari Abdullah bin Umar Radhiallahu Anhu, dia berkata: “Diantara doa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah:
“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu” (HR. Muslim)
Yang dimaksud nikmat di sini bukan hanya nikmat dari segi harta dunia, namun nikmat yang jauh lebih berharga dari itu yakni berupa nikmat islam, iman dan ihsan. Apalah artinya segunung harta dunia yang dilimpahcurahkan pada diri kita jika kita tidak diberikan nikmat islam, iman dan ihsan. Nikmat itu hanya akan dirasakan sekejap mata dan kelak akan berubah menjadi adzab yang kekal.

Berubahnya kesehatan disini terkait pada pendengaran, penglihatan dan anggota tubuh lainnya yang menjadi sakit. Lalu kita pun berlindung dari siksa dan murka Allah yang bisa datang secara tiba-tiba.

Banyak contoh dari kaum terdahulu yang dibinasakan dengan siksa dan murka Allah yang datang secara tiba-tiba. Biasanya adzab itu datang di waktu mereka lengah, entah ketika sedang tidur pulas di sepinya malam atau sedang beristirahat di penatnya siang.

Maka semoga do’a ini bukan hanya menjadi pengetahuan, namun menjadi ilmu yang selalu diamalkan, hingga kita selalu mendapatkan limpahan nikmat dan kesehatan dari-Nya.






close ini