Cuaca Mekkah Saat Ini Sedang Ekstrem, Waspada !!!

Diposting pada

KabarMakkah.Com – Bagi semua tamu Allah yang akan berangkat Umroh ke tanah suci pada bulan ini, Januari 2015, kondisi dan cuaca di kota Mekkah maupun Kota Madinah saat ini dalam kondisi cuaca musim dingin.

Suhu di kota Mekkah saat ini berkisar antara 10 derajat celcius sampai dengan 25 derajat celcius – sedangkan suhu udara di kota Madinah akan lebih dingin berkisar antara 5 derajat celcius sampai dengan 20 derajat celcius.

Tak ayal gangguan kesehatan saat musim dingin acap kali muncul dan apabila tidak diantisipasi dengan baik sebelumnya dapat berpotensi menggangu kelancaran ibadah jamaah umroh saat di Mekkah dan Madinah. Gangguan kesehatan yang kerap muncul umumnya dari mulai yang ringan seperti  bibir pecah – pecah, kulit bersisik, gatal – gatal, batuk, pilek, mimisan, hingga gangguan kesehatan serius seperti serangan jantung, gangguan darah tinggi (hipertensi), dan gangguan kesehatan lainnya khususnya bagi mereka, jamaah umroh yang sudah uzur dan bersiko tinggi.

Tips Menghadapi Cuaca Dingin

Persiapan fisik untuk menghadapi musim dingin sejak di Tanah Air dapat dimulai dengan membiasakan diri berolah raga maupun lari pagi, atau setidaknya hanya sekedar jalan kaki setelah Shalat Subuh secara teratur, serta mengatur pola asupan makanan dengan gizi yang seimbang. Umroh dan Haji memang sedikit berbeda dengan amal ibadah lainnya, hampir 70 % ibadah umroh yang dilaksanakan di kota Mekkah diisi dengan kegiatan yang memerlukan kekuatan fisik. Meskipun jarak hotel yang dekat, namun jamaah tetap harus berjalan minimal 50 hingga 200 meter menuju dan sepulang
dari masjidil haram maupun masjid nabawi.

Untuk menghadapi cuaca dingin selama ibadah umroh di Tanah Suci, sebaiknya sebelum berangkat hendaknya mempersiapkan diri jauh – jauh hari sebelum hari keberangkatan. Selain persiapan fisik dan mental, alangkah baiknya perlu mengetahui kondisi kesehatan serta obat – obatan apa yang diperlukan dan dibawa selama umrah.

Salah satu upaya menghadapi cuaca dingin di kota Mekkah dan Madinah adalah dengan membawa perlengkapan yang merupakan “senjata perlawanan” untuk bisa menahan hawa dingin seperti sweeter, jaket tebal, kaus kaki, kaos tangan, masker, serta penutup kepala. Banyak juga dari jamaah umroh asal Indonesia yang membawa peci kuncung, penutup kepala hingga leher, dimana yang terbuka hanya pada bagian wajah ). Ini juga menjadi senjata yang mampu diandalkan untuk menahan dingin.

Semua jenis obat – obatan, pelembab, maupun madu memang dapat dengan mudah diperoleh di toko – toko farmasi di dekat masjidil haram ( Mekkah) maupun masjid nabawi (Madinah) , namun alangkah baiknya apabila itu semua dipersiapkan sejak dari tanah air. Selain menghindari kesulitan berkomunikasi, serta tidak membuang waktu yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk beribadah, juga dapat meminimalisir pengeluaran yang tidak terduga. Jika keluhan kesehatan berlanjut, jangan segan untuk segera menghubungi muthawif (guide) maupun pembimbing umroh dari biro travel. Untuk mendapatkan penanganan lebih intensif di pusat kesehatan terdekat.

Obat ataupun obat herbal anti masuk angin juga terkadang diperlukan, banyak juga jamaah umroh yang melawan masuk angin dengan terapi tradisional, kerikan atau kerokan. Siapkan obat batuk dan pilek atau pun flu. Cara yang cukup efektif menghindari kulit kering dan bersisik dapat dengan membawa krim pelembab. Lipgloss juga efektif untuk menghindari bibir pecah-pecah, atau dapat pula diganti dengan madu dengan cara mengoleskannya di bibir sebelum keluar dari hotel tempat menginap.

Setelah sampai di tanah suci, jangan lupa untuk memperhatikan asupan
makanan
karena hal ini nantinya akan bermuara pada stamina fisik anda. jangan lupa untuk mmperbanyak makan buah buahan. jika sering mengabaikan waktu makan, hingga
terlambat makan atau bahkan tidak makan sama sekali dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan jamaah. Akan sangat fatal
akibatnya jika jamaah umroh kemudian sakit di tanah suci.

Kondisi Area Masjidil Haram Saat Ini

Area Masjidil haram yang saat ini hanya terpakai sekitar 40%
saja dikarenakan pelebaran area mathof  atau tempat thowaf dan pelebaran Masjidil Haram,
semakin menambah sesak ruang thowaf jamaah umroh di bulan bulan ini.

Renovasi Masjidil Haram
Renovasi Masjidil Haram

Area
jalan sebelum masuk tempat Sa’i juga dipagari dengan kepingan kepingan
baja dan beton sebelum jamaah bisa memasuki area bukit Safa dan Marwah.
Ruang Sai yang dapat dipakai hanya satu saja karena bagian atas memang
sedang dalam proses renovasi dan pelebaran.

Prakiraan Cuaca Kota Mekkah Saat Ini

– Mohon Tunggu, Sedang Loading –

Loading...