Pemondokan Haji Di Misfalah Dan Bakhutmah

Diposting pada
Penginapan atau maktab jamaah haji di kawasan Misfalah dan Bakhutmah seringkali penuh dan ramai dengan adanya jamaah haji yang berasal dari Indonesia. setiap tahunnya kawasan Misfalah dan Bakhutmah seperti perkampungan yang ada di Indonesia, setiap pagi dan sore jalan di wilayah ini dipenuhi oleh jamaah haji yang melakukan aktifitas pembelian barang untuk oleh-oleh atau hanya sekedar lewat menuju ke Masjidil Haram. Pemondokan ini memang memiliki jarak yang lumayan untuk menuju Masjidil Haram, namun semuanya bisa terbayarkan dengan kenyamanan pemondokan atau maktab yang dilengkapi dengan TV, kamar mandi air hangat, kamar yang bersih dan tidak berdesak-desakan.

Pemondokan Haji
Antri Naik Bis

Yang membuat jamaah haji indonesia semakin betah, jajanan khas Indonesia ternyata banyak dijual di jalanan sekitar tempat ini seperti bakso, gorengan atau bubur kacang hijau sebagai makanan cemilan. sudah seperti di kampung sendiri. Selain itu, untuk meramaikan wilayah tersebut sering diadakan acara pameran yang menggunakan tema berbeda. Jika musim haji sudah dimulai, pameran bisanya mengusung tema sejarah Nabi yang didalamnya terdapat banyak barang yang menceritakan perjalanan sejarah nabi yang berbentuk buku, miniatur, poster dan benda bersejarah lainnya.

Jarak antara Misfalah dan Bakhutmah ke Masjidil Haram sekitar 2 – 4 km, ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki, membutuhkan waktu sekitar 25-35 menit. Bagi jamaah haji yang masih muda hal ini tidaklah terlalu sulit, karena perjalanan ini ditujukan untuk olahraga dan bisa meningkatkan kesehatan tubuh.

Namun, jarak antara 0-500 meter dari Masjidil Haram untuk saat ini terdapat proyek perluasan Masjidil Haram yang lumayan mengganggu telinga dan debu beterbangan yang mengganggu penglihatan, sehingga harus hati-hati saat melakukan perjalanan di wilayah ini. saya sarankan untuk memakai masker dan kacamata.

Disebabkan banyaknya kendaraan yang berlalu lalang, tarif menuju Masjidil Haram dari wilayah ini bisa melonjak sampai 5 Riyal, namun hal ini bisa diatasi dengan keahlian tawar menawar. Tapi jika harga yang dipatok melebihi 10 Riyal, lebih baik tidak usah menggunakan taksi dan memilih taksi yang lain. Semuanya tergantung kepada masing-masing jamaah yang akan melakukan perjalanan.

Sampai sekarang, wilayah Misfalah dan Bakhutmah masih dipenuhi oleh jamaah haji yang datang dari berbagai negara, namun jumlah jemaah haji dari Indonesia tetap mendominasi. Hal ini bisa terlihat dari pakaian yang dipakai oleh jamaah hajiyang berada di Bakhutmah ataupun Misfalah, khas Indonesia adalah menggunakan baju koko atau baju batik yang didapat dari rombongan haji. Dan biasanya rombongan haji indonesia selalu melakukan perjalanan secara bergerombol.

Catatan: Jika ingin mengetahui nomor rumah dan nomer maktab jamaah haji seluruh indonesia serta berbagai gambar dan foto hotel maktab haji silahkan buka Maktab Haji Indonesia Di Makkah

Loading...